Ratusan Dapur MBG di Bogor Belum Kantongi SLHS, GMPB Desak Pemkab & Kejaksaan Turun Tangan

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

323 dari 509 dapur MBG di Bogor belum punya SLHS. GMPB desak Dinkes, Pemkab Bogor, DPRD & Kejaksaan audit total dapur SPPG demi keamanan pangan anak

BOGOR, Senin 8/6/2026, riau21.com – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB) menyoroti operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bogor. Dari 509 dapur yang sudah beroperasi, tercatat 323 dapur belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Data tersebut diungkap Ketua GMPB, M. Ikbal, mengutip laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Minggu (8/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Total ada 588 titik dapur SPPG di Kabupaten Bogor. Sebanyak 509 dapur sudah jalan, 546 punya KPSS, 420 kantongi Izin Kelaikan Lingkungan (IKL), 532 sudah cek lab, tapi baru 265 yang punya SLHS.

“Kami sangat menyayangkan masih banyaknya dapur SPPG yang beroperasi namun belum memiliki SLHS. Sebanyak 323 titik belum punya SLHS. Kondisi ini harus segera dievaluasi demi menjamin kualitas dan keamanan pangan MBG,” tegas M. Ikbal.

GMPB Desak 5 Langkah Konkret

Menurut GMPB, Dinkes Kabupaten Bogor sebagai pemberi izin harus segera bertindak. Pemkab Bogor dan DPRD juga diminta turun langsung mengevaluasi seluruh dapur yang belum punya IKL dan SLHS.

GMPB khawatir minimnya pengawasan program strategis nasional ini bisa menimbulkan masalah di lapangan kalau tidak cepat dibenahi.

Selain itu, GMPB meminta aparat penegak hukum mulai Kejari Kabupaten Bogor hingga Kejaksaan Agung untuk mengaudit pengelolaan yayasan dan operasional dapur SPPG.

Tujuannya memastikan anggaran MBG dipakai transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.

Berikut 5 tuntutan GMPB:

1. Dinkes Bogor evaluasi menyeluruh dapur SPPG tanpa IKL dan SLHS

2. Pemkab & DPRD Bogor perkuat pengawasan Program MBG

3. Pastikan semua dapur penuhi standar kesehatan sebelum operasi penuh

4. Dorong transparansi data izin dan hasil pengawasan dapur SPPG

5. APH audit pengelolaan yayasan dan operasional dapur SPPG

GMPB menegaskan pengawasan ketat dan kepatuhan standar kesehatan tidak bisa ditawar. Ini demi keberhasilan MBG dan melindungi kesehatan penerima manfaat di Kabupaten Bogor.

 

Sumber: Ketua GMPB (Ikbal)

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

AKPERSI Gelar Aksi di Polres Bogor, Desak Kejelasan Kasus Dugaan Intimidasi
Soal Dugaan Pungutan di Bogor, FATRA Harap KPK Buka Informasi
Usut Tuntas RSUD Parung, GMPB Dorong Kejari Bogor Transparan
Dugaan Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi Premium, GMPB Minta Aparat Bertindak
Dugaan Cek Rp.600 Juta Tak Bisa Cair, GMPB Minta JWM Travel Diperiksa
Presiden Prabowo Terima DEN Bahas Ekonomi Nasional dan Percepatan GovTech
GMPB Minta KPK Awasi Dana Hibah KNPI Bogor, Usul Tunda Pencairan
Polda Riau Raih Penghargaan Tertinggi dari Presiden di HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB