Foto: Dok. Humas Polsek Rumbai
RS Bhayangkara Polda Riau pastikan Ruskamedi 61 tahun meninggal akibat serangan jantung, Polisi tidak temukan tanda kekerasan di tubuh korban.
PEKANBARU, riau21.com – Pria 61 tahun ditemukan meninggal di dapur rumahnya di Limbungan Pekanbaru. Warga menemukan Ruskamedi (61) meninggal di dalam rumahnya di Jalan Limbungan Perumahan Perdana 1 Blok C No.15 RT002 RW014 Kelurahan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru, Senin (19/10/2026) sore sekira pukul 17.45 WIB.
Polsek Rumbai menerima informasi penemuan mayat tersebut dari warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga Cium Bau Busuk dan Temukan Korban Terlentang di Dapur
Kronologi bermula pada Senin sekira pukul 17.30 WIB. Saksi Eko (31) memegang anak korban bernama Farhat di halaman rumah sambil berteriak meminta tolong.
Saksi Harianto (56) yang merupakan tetangga korban menghampiri Eko dan membantu memegang Farhat.
Setelah situasi tenang, Harianto mencium bau busuk dari dalam rumah korban. Harianto berinisiatif masuk ke dalam rumah.
Harianto menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di ruang dapur depan pintu kamar mandi. Posisi korban terlentang di lantai dengan menggunakan selimut bed cover motif Barcelona warna merah biru.
Saksi Clara Andria Siregar (34) tetangga sebelah rumah turut menyaksikan kejadian tersebut.
Polisi Olah TKP dan Bawa Korban ke RS Bhayangkara
Sekira pukul 18.20 WIB, Piket SPKT Polsek Rumbai bersama Piket SPKT Polres dan Tim Identifikasi Sat Reskrim Polresta Pekanbaru tiba di TKP. Petugas melakukan olah TKP.
Sekira pukul 19.35 WIB, petugas membawa korban ke RS Bhayangkara Polda Riau Jalan Kartini Pekanbaru untuk visum.
Polsek Rumbai mengamankan anak korban bernama Farhat dan memeriksa para saksi. Polisi juga melengkapi administrasi penyidikan.
Kapolsek Rumbai melalui laporan resminya menyampaikan hasil pemeriksaan medis.
“Dari hasil visum resmi RS Bhayangkara Polda Riau, korban mengalami serangan jantung. Tim kedokteran tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” tulis laporan tersebut.
Korban Tinggal Berdua dengan Anak
Saksi Harianto menjelaskan korban tinggal berdua dengan anaknya Farhat. Warga tidak melihat korban keluar rumah selama dua hari. Biasanya korban membersihkan pekarangan dan tanaman di depan rumah setiap pagi.
Tetangga menyebutkan anak korban masih rutin berobat ke dokter kejiwaan dan mengonsumsi obat penenang.
Keluarga korban menerima hasil visum tersebut. Keluarga berencana memakamkan korban pada malam ini juga di TPU Limbungan Kecamatan Rumbai Timur.
Reporter: Tim
Editor: Rosbinner Hutagaol
Sumber: Polsek Rumbai – Polresta Pekanbaru





























