Foto: Humas Polres Kepulauan Meranti
Kegiatan santai di Selatpanjang jadi momentum perkuat sinergi dan komunikasi.
SELATPANJANG-RIAU, riau21.com – Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita S.I.K., bersama Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melakukan jalan pagi bersama, Minggu (13/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini berlangsung setelah wilayah Kepulauan Meranti dinyatakan berada pada titik api nol atau `karhutla nol. Rombongan yang berjumlah lebih dari 20 orang memulai perjalanan dari Jalan Pramuka, Selatpanjang.
Tujuan ke Kelenteng Tertua di Selatpanjang
Rute jalan pagi berakhir di Kelenteng Hoo Ann Kiong yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Kelenteng yang juga dikenal sebagai Vihara Sejahtera Sakti ini merupakan salah satu bangunan bersejarah dan kelenteng tertua di Kota Selatpanjang.
Suasana kegiatan berlangsung santai. Kapolres dan Bupati berjalan bersama sembari berbincang dan menyapa masyarakat yang ditemui sepanjang perjalanan. Tidak ada rangkaian acara resmi dalam kegiatan tersebut.
Perkuat Sinergi dan Komunikasi
AKBP Gede Adi mengatakan, kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga komunikasi dan memperkuat sinergi antara kepolisian dengan pemerintah daerah.
“Yang terpenting kebersamaan dan komunikasi tetap terjaga. Dengan begitu, koordinasi untuk kepentingan masyarakat bisa semakin baik,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi tidak hanya dibutuhkan saat menghadapi persoalan besar seperti karhutla. Komunikasi yang terbangun dalam keseharian juga menjadi modal penting untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Momentum Karhutla Nol
Jalan pagi ini sekaligus menjadi momentum setelah penanganan karhutla di wilayah Meranti membuahkan hasil. Keberhasilan mencapai titik api nol merupakan hasil kerja bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Harapannya kekompakan dan sinergi ini terus terjaga. Apa pun persoalannya, kita bisa berkoordinasi dan bekerja bersama untuk masyarakat,” pungkas Gede Adi.
Sumber: Humas Polres Kepulauan Meranti
Reporter: Ucok Alexander
Editor: Rosbinner Hutagaol





























