22 Siswa SMA di Meranti Ikuti Festival Senandung Melayu LAMR 2026

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 11:09 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dokumentasi LAMR Kepulauan Meranti, Ketua Umum DPH, Datuk Seri Afrizal Cik

LAMR beri ruang generasi muda jaga warisan identitas Melayu.

SELATPANJANG, riau21.com – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Festival Senandung Melayu di Balai Adat LAMR, Jalan Dorak, Selatpanjang, Minggu (20/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival tahun ini melibatkan 22 peserta dari 11 sekolah tingkat SMA/MA sederajat se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Peserta terdiri dari 12 perempuan dan 10 laki-laki.

Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda, Atan Ibrahim, membuka langsung kegiatan tersebut.

Atan Ibrahim mengapresiasi LAMR atas upaya menjaga warisan budaya Melayu. Menurutnya, senandung Melayu bukan sekadar seni suara, melainkan warisan identitas dan cerminan nilai kehidupan masyarakat Melayu.

“Senandung Melayu bukan sekadar seni suara. Ia adalah warisan identitas, cerminan nilai kehidupan masyarakat Melayu. Karena itu, melestarikannya bukan hanya tugas para seniman dan lembaga adat, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen mendukung pelestarian adat dan budaya agar budaya Melayu tidak hanya dikenang, tetapi tetap hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Jika budaya kita jaga, jati diri akan tetap terpelihara. Jika warisan kita teruskan, Melayu akan tetap hidup sepanjang masa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik mengatakan festival ini merupakan kegiatan rutin. Jika tahun sebelumnya untuk peserta usia 50 tahun ke atas, tahun ini sengaja diberikan ruang kepada generasi muda.

“Tahun ini kita memberikan ruang kepada generasi muda pencinta budaya dan seni Melayu untuk terus berkreasi dalam lagu,” kata Afrizal.

Ia berpesan agar peserta tetap berkreasi dan tidak berkecil hati jika belum juara, karena masih banyak panggung seni di tingkat kecamatan hingga nasional.

“Anak-anak generasi muda pencinta budaya Melayu, pencinta seni Melayu, tetap berkreasi dalam lagu. Menjadi peserta terbaik di sini, tampilkanlah dengan suara-suara emasmu,” ujarnya.

Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau Datuk Seri Drs. H. Taufik Ikram Jamil, M.Hum., menilai Festival di Meranti memiliki arti penting karena daerah tersebut memiliki sejarah panjang dalam perkembangan seni suara Melayu.

Menurutnya, perkembangan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan generasi muda untuk mengembangkan karya seni Melayu jika digunakan secara tepat.

“Jangan kita menganggap AI itu masalah. AI itu tergantung kepada kita, dia tergantung pada perintah kita,” ujarnya.

Ia berpesan agar budaya tidak hanya untuk bernostalgia, tetapi diolah menjadi sumber inspirasi untuk maju ke depan.

“Kita mengolah bukan untuk bernostalgia, tapi mengolah untuk maju ke depan. Dan sesungguhnya apa yang kita lakukan yang bersumber dari akar akan mencapai kepada puncaknya,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala sekolah dan guru pendamping, ketua LAMR kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti, panitia pelaksana, peserta serta pendukung dari masing-masing sekolah.

 

Sumber: LAMR Kepulauan Meranti

Penulis: Rizal Selat

Reporter: Ucok Alexander

Editor: Rosbinner Hutagaol

 

Berita Terkait

Antusiasme Warga Meranti Ikuti Seminar Sejarah di Balai Adat LAMR 
Kapolres-Bupati Tinjau TPS di Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat 
Tari Makan Sirih Meriahkan Pembukaan Turnamen Voli Terpedo 2 Kepulauan Meranti 
BPD Banglas Barat Periode 2026-2034 Resmi Dilantik di Selatpanjang
Festival Senandung Melayu Pelajar Meranti, MAN 1 dan SMAN 1 Barat Juara
LAMR Kepulauan Meranti Ucapkan Selamat Ulang Tahun Datuk Ricky Makado
Kapolres dan Bupati Meranti Jalan Pagi Usai Karhutla Nol
Polwan Polres Meranti Bagikan Jumat Berkah Sambil Imbau Cegah Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB