Mahasiswa UNRI Sulap Sampah Jadi Pupuk, Warga Teluk Pambang Diajak Tanam TOGA di Pekarangan

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:43 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kukerta UNRI Berdampak 2026 Gelar Pelatihan 30 Juni & Lomba Kreatif 2 Juli: Dusun Setia Kawan Juara I

BENGKALIS, TELUK PAMBANG, riau21.com – Sampah dapur jangan dibuang. Di tangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) Berdampak 2026, limbah organik disulap jadi pupuk. Warga Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Bengkalis juga diajak menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di pekarangan, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan bertema “Sehat dan Berdaya Melalui TOGA dan Pupuk Organik” ini digelar dua hari. Sosialisasi dan pelatihan pada Selasa (30/6/2026) di Aula Kantor Desa Teluk Pambang. Lomba Kreativitas Media Tanam TOGA pada Kamis (2/7/2026) di Sekretariat LPHD Teluk Pambang.Kegiatan didampingi langsung Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kukerta UNRI, Prof. Dr. Seno Andri, M.M., M.Si. Dibuka pukul 09.00 WIB oleh Nisful Junaini dengan pemaparan program kerja Kukerta UNRI Berdampak 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Materi pertama disampaikan Chafid Akbar Ansyari tentang Budidaya TOGA. Warga diedukasi manfaat TOGA untuk obat tradisional, cara menanam yang benar, hingga pemanfaatan harian. Tujuannya agar pekarangan rumah jadi apotek hidup.

Materi kedua oleh Yahya Andreansyah tentang Pembuatan Pupuk Organik. Warga diajarkan olah sampah organik rumah tangga jadi pupuk ramah lingkungan. Hasilnya bisa hemat biaya, suburkan tanaman, dan kurangi limbah desa.

Hadir saat pelatihan: Pj. Kepala Desa Teluk Pambang, Sekdes, Ketua BPD, para Kepala Dusun, perangkat desa, seluruh Ketua RT/RW, Ketua LPHD, Ketua Kelompok Blukap, serta warga yang antusias.

Lomba Media Tanam dari Barang BekasPraktik lapangan digelar Kamis (2/7/2026) lewat Lomba Kreativitas Pembuatan Media Tanam TOGA. Warga ditantang bikin pot dari barang bekas seperti galon, ember, dan botol plastik.

Tiga tim dusun ikut serta, masing-masing 5 orang:

1. Dusun Tanjung Kudus: 4 perempuan, 1 laki-laki

2. Dusun Damai Serasi: 4 perempuan, 1 laki-laki

3. Dusun Setia Kawan: 4 perempuan, 1 laki-laki

Dewan juri Muklis, S.P., dan Edi Solihin, S.P., menilai kreativitas, kerapian, fungsi, dan pemanfaatan barang bekas.

Hasilnya, Dusun Setia Kawan juara I, Dusun Damai Serasi juara II, dan Dusun Tanjung Kudus juara III.

Ketua pelaksana menyebut kegiatan ini dorong warga manfaatkan pekarangan dan olah limbah jadi bermanfaat.

“Lewat TOGA dan pupuk organik, warga bisa lebih sehat, lingkungan lebih bersih, dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Kukerta UNRI Berdampak 2026 berharap budidaya TOGA dan pupuk organik terus diterapkan warga Teluk Pambang secara berkelanjutan. Ini jadi langkah awal wujudkan desa yang sehat, produktif, dan berdaya dengan potensi lokal.

 

Sumber: Tim Kukerta UNRI Berdampak Desa Teluk Pambang 2026

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

KKN UIN Suska Dokumentasikan Sejarah Danau Tasik Serai Timur
KKN UIN Suska Dokumentasikan Sejarah Danau Tasik Serai Timur
Dari Sampah ke Karya, Mahasiswa UNRI Persembahkan I Love Damai
Sinergi KKN UNRI dan Puskesmas Sukseskan Edukasi Gizi Warga Pematang Duku
Sosialisasi 3R di Desa Damai, Mahasiswa UNRI Kenalkan Bank Sampah dan Ecobrick
80% Rampung! Kampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau Siap Operasi Agustus 2026  

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB