Dari Sampah ke Karya, Mahasiswa UNRI Persembahkan I Love Damai

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:55 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plang ecobrick “I ❤️ Damai” di Bengkalis jadi bukti nyata cinta lingkungan dan desa

BENGKALIS, riau21.com – Botol plastik bekas yang biasanya berakhir di tempat pembuangan kini tampil berbeda di Desa Damai, Kabupaten Bengkalis. Melalui tangan kreatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) 2026, sampah tersebut disulap menjadi sebuah plang bertuliskan “I ❤️ Damai” Selasa (18/8/2026).

Karya ini resmi ditempatkan di halaman Kantor Desa Damai pada Selasa, 28 Juli 2026. Kehadirannya membawa pesan sederhana: mencintai desa bisa dimulai dengan menjaga lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses Panjang dari Akhir Juni

Pembuatan plang ecobrick ini tidak instan. Sejak akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026, mahasiswa KKN UNRI rutin mengumpulkan botol bekas dari rumah warga.

Botol kemudian dibersihkan, dikeringkan, dan diisi padat dengan sampah plastik hingga kokoh. Setiap ecobrick yang selesai lalu dirangkai satu per satu hingga membentuk tulisan “I ❤️ Damai”.

“Melalui ecobrick ini kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik yang selama ini dianggap tidak berguna masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai. Harapannya masyarakat mulai terbiasa memilah dan mengelola sampah dari rumah,” ujar salah satu mahasiswa KKN UNRI.

Pesan 3R untuk Masa Depan Desa

Kegiatan ini sejalan dengan konsep 3R: Reduce, Reuse, Recycle. Dengan memadatkan sampah plastik ke dalam botol, mahasiswa membantu mengurangi pencemaran sekaligus memberi nilai baru pada barang bekas.

Plang “I ❤️ Damai” kini berdiri kokoh di Kantor Desa. Selain menjadi ikon baru desa, karya ini juga mengingatkan warga bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UNRI 2026 berharap semangat peduli lingkungan terus hidup di Desa Damai. Dari sampah menjadi karya, dan dari karya menumbuhkan cinta untuk desa yang lebih bersih dan berkelanjutan.

 

Sumber: Tim KKN UNRI 2026 Desa Damai

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

KKN UIN Suska Dokumentasikan Sejarah Danau Tasik Serai Timur
KKN UIN Suska Dokumentasikan Sejarah Danau Tasik Serai Timur
Sinergi KKN UNRI dan Puskesmas Sukseskan Edukasi Gizi Warga Pematang Duku
Sosialisasi 3R di Desa Damai, Mahasiswa UNRI Kenalkan Bank Sampah dan Ecobrick
Mahasiswa UNRI Sulap Sampah Jadi Pupuk, Warga Teluk Pambang Diajak Tanam TOGA di Pekarangan
80% Rampung! Kampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau Siap Operasi Agustus 2026  

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB