Plang ecobrick “I ❤️ Damai” di Bengkalis jadi bukti nyata cinta lingkungan dan desa
BENGKALIS, riau21.com – Botol plastik bekas yang biasanya berakhir di tempat pembuangan kini tampil berbeda di Desa Damai, Kabupaten Bengkalis. Melalui tangan kreatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) 2026, sampah tersebut disulap menjadi sebuah plang bertuliskan “I ❤️ Damai” Selasa (18/8/2026).
Karya ini resmi ditempatkan di halaman Kantor Desa Damai pada Selasa, 28 Juli 2026. Kehadirannya membawa pesan sederhana: mencintai desa bisa dimulai dengan menjaga lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses Panjang dari Akhir Juni
Pembuatan plang ecobrick ini tidak instan. Sejak akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026, mahasiswa KKN UNRI rutin mengumpulkan botol bekas dari rumah warga.
Botol kemudian dibersihkan, dikeringkan, dan diisi padat dengan sampah plastik hingga kokoh. Setiap ecobrick yang selesai lalu dirangkai satu per satu hingga membentuk tulisan “I ❤️ Damai”.
“Melalui ecobrick ini kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik yang selama ini dianggap tidak berguna masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai. Harapannya masyarakat mulai terbiasa memilah dan mengelola sampah dari rumah,” ujar salah satu mahasiswa KKN UNRI.
Pesan 3R untuk Masa Depan Desa
Kegiatan ini sejalan dengan konsep 3R: Reduce, Reuse, Recycle. Dengan memadatkan sampah plastik ke dalam botol, mahasiswa membantu mengurangi pencemaran sekaligus memberi nilai baru pada barang bekas.
Plang “I ❤️ Damai” kini berdiri kokoh di Kantor Desa. Selain menjadi ikon baru desa, karya ini juga mengingatkan warga bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNRI 2026 berharap semangat peduli lingkungan terus hidup di Desa Damai. Dari sampah menjadi karya, dan dari karya menumbuhkan cinta untuk desa yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Sumber: Tim KKN UNRI 2026 Desa Damai
Editor: Rosbinner Hutagaol





























