KETUM GPNI MINTA KPK AUDIT SELURUH DAERAH PASCA MUARA ENIM

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:57 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gleen Lesnussa apresiasi KPK bongkar korupsi Muara Enim Rp1,6 miliar. Ia dorong audit ketat anggaran di semua daerah agar tepat sasaran ke rakyat.

JAKARTA, riau21.com – Ketua Umum Generasi Perubahan Nusantara Indonesia Gleen Lesnussa apresiasi KPK yang bongkar korupsi di Pemkab Muara Enim Sumsel. Ia nilai langkah ini bukti hukum memihak rakyat, Minggu (14/6/2026).

Gleen minta kasus Muara Enim jadi pintu masuk audit nasional. Menurutnya masih banyak anggaran negara diduga tak sampai ke warga pelosok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya apresiasi Ketua KPK dan jajaran yang berani bongkar korupsi besar Sumsel. Semua daerah harus diaudit ketat. Anggaran untuk rakyat jangan berhenti di tengah jalan,” tegas Gleen Lesnussa.

Ia ingatkan Bupati dipilih rakyat, wajib merakyat dan jaga kesejahteraan konstituen. Kasus Muara Enim harus jadi peringatan keras pemimpin daerah lain.

KPK ungkap dugaan korupsi penerimaan hadiah terkait audit laporan keuangan Pemkab Muara Enim TA 2025. Ada kesepakatan ‘fee’ Rp1,6 miliar untuk ubah hasil audit BPK.

Plt Dir Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein jelaskan OTT dilakukan awal 2026 saat BPK Sumsel periksa laporan keuangan. Barang bukti: uang tunai Rp200 juta, dokumen, elektronik, 1 SUV.

KPK tetapkan 5 tersangka: Augusz Dewanggara, Titin Rita Lestari, Edison, Cory Erin Hardi, Fika.

Mereka ditahan 10-29 Juni 2026 di Rutan Merah Putih KPK. Penyidikan masih dikembangkan.

GPNI akan kawal kasus sampai tuntas. Organisasi dorong pengawasan keuangan daerah diperketat agar anggaran dinikmati rakyat, bukan segelintir oknum.

 

Sumber: Ketua Umum GPNI

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Irjen Jossy Kusumo Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri
AKPERSI Dorong Pemerintah Cek Fakta Status Lahan Karangsia OKI
AMRJ Minta Kejari Rohil Audit Anggaran Seleksi PT SPRH
Pimpin Ratas Bencana, Presiden Soroti Mitigasi dan Kesiapsiagaan
Mahasiswa Bogor di KPK Dorong Usut Dugaan Pemotongan Insentif Pegawai
Prof Jimly Asshiddiqie Terima Gelar Tokoh Adat Nasional Pertama
GPMI Desak PHR Buka Data Pemulihan 250 Lokasi di WK Rokan
Kapolri Serahkan Penghargaan Juara Umum Ketahanan Pangan ke Polda Riau

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB