Alarm untuk Pemimpin Masa Depan: Lemhannas 2026 Wajib Peka, Jangan Tunggu Rakyat Teriak, Tegas Wapres 

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:23 WIB

5066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ungkit Carut-Marut Pupuk, Wapres Gibran: Kebijakan Gagal Kalau Buta Realita Lapangan

JAKARTA, riau21.com – “Jangan tunggu rakyat teriak baru bergerak.” Alarm keras itu dibunyikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk para calon pemimpin nasional, Rabu, (3/6/2026).

Wapres menyampaikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional XXVII dan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional LXIX Lemhannas RI Tahun 2026. Kegiatan digelar di Gedung Utama II, Istana Wakil Presiden, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembekalan diikuti peserta dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga peserta mancanegara.

“Kebijakan gagal kalau buta realita lapangan,” tegas Wapres. Menurutnya, pemimpin masa depan wajib punya kepekaan. Kebijakan tidak boleh hanya lahir dari ruang rapat, tapi dari pemahaman utuh soal masalah rakyat.

Wapres mengungkit carut-marut regulasi distribusi pupuk sebagai contoh. Aturan yang tumpang tindih justru menyulitkan petani. “Ini bukti kalau kebijakan tidak menjawab kebutuhan di lapangan,” ujar Wapres.

Untuk itu, Wapres memberi perintah langsung: peserta Lemhannas harus lebih sering turun ke daerah.

“Bangun komunikasi intensif dengan masyarakat biar tahu tantangan nyata yang dihadapi,” kata Wapres.

 

Sumber: BPMI Setwapres

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Irjen Jossy Kusumo Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri
AKPERSI Dorong Pemerintah Cek Fakta Status Lahan Karangsia OKI
AMRJ Minta Kejari Rohil Audit Anggaran Seleksi PT SPRH
Pimpin Ratas Bencana, Presiden Soroti Mitigasi dan Kesiapsiagaan
Mahasiswa Bogor di KPK Dorong Usut Dugaan Pemotongan Insentif Pegawai
Prof Jimly Asshiddiqie Terima Gelar Tokoh Adat Nasional Pertama
GPMI Desak PHR Buka Data Pemulihan 250 Lokasi di WK Rokan
Kapolri Serahkan Penghargaan Juara Umum Ketahanan Pangan ke Polda Riau

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB