AKBP Aldi Alfa Faroqi dilepas haru, sinergi Pemkab-Polres ditegaskan lanjutkan jaga keamanan
SELATPANJANG-RIAU,MERANTI, riau21.com – Suasana haru dan kekeluargaan mewarnai acara kenal pamit Kapolres Kepulauan Meranti di Mapolres Kepulauan Meranti, Sabtu (18/7/2026).
Dalam kegiatan itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melepas Kapolres lama AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., sekaligus menyambut Kapolres baru AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K.
Hadir Forkopimda, Sekda, kepala OPD, camat, Ketua LAM Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan Ormas, OKP, dan insan pers.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dilepas dengan Apresiasi
Bupati Asmar menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi yang telah mengabdi selama 1 tahun 3 bulan.
“Hari ini penuh rasa haru sekaligus optimisme. Dedikasi Bapak AKBP Aldi akan selalu dikenang masyarakat Meranti. Sinergi kita selama ini sangat baik sehingga keamanan tetap kondusif,” ujar Asmar.
Ia juga berpesan agar Kapolres lama tidak melupakan Meranti. “Semoga sukses di tempat tugas baru. Bapak dan keluarga sudah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Meranti,” katanya.
Disambut Pantun Melayu
Momen penyambutan Kapolres baru berlangsung hangat. Ketua DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., C.BJ., C.EJ., menyambut AKBP Gede Prasetya dengan pantun Melayu.
“Pergi ke ladang membawa Nyiru, untuk menampi beras dan padi. Selamat datang Kapolres yang baru, di tanah jantan Kepulauan Meranti.”
Datuk Seri Afrizal menyebut masyarakat Meranti majemuk namun tetap rukun karena kuatnya nilai adat dan budaya Melayu yang diwariskan turun-temurun.
Bupati Asmar turut menyambut kedatangan Kapolres baru beserta istri. “Selamat datang di Selatpanjang, Kota Sagu. Kami siap bersinergi menjaga keamanan dan mendukung percepatan pembangunan,” tegasnya.
Harapan Kapolres Baru
AKBP Gede Prasetya yang lahir di Bali itu memperkenalkan diri dan memohon dukungan.
“Saya dan keluarga mohon diterima menjadi bagian keluarga besar Meranti. Kami menyadari punya kekurangan, karena itu kami sangat butuh bimbingan dan kerja sama agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, AKBP Aldi Alfa Faroqi mengaku berat meninggalkan Meranti. “Banyak kenangan berharga bersama Forkopimda dan masyarakat. Kekompakan semua unsur jadi kekuatan Meranti tetap aman,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan pemberian cenderamata, sesi foto bersama, dan doa. Diharapkan sinergi antara Pemkab, Polres, dan seluruh elemen masyarakat terus menguat.
Sumber: Humas Pemkab Kepulauan Meranti
Reporter: Ucok Alexander
Editor: Rosbinner Hutagaol





























