Transparansi Diapresiasi GPNI: Presiden Prabowo Sumbang Kurban Pakai APBN Atas Nama Bangsa

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:20 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GPNI Gleen L nilai keterbukaan jadi kunci keberkahan Idul Adha 1447 H

JAKARTA, riau21.com – Generasi Perubahan Nusantara Indonesia (GPNI) mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang menyumbangkan hewan kurban berupa sapi dalam jumlah besar bagi masyarakat pada perayaan Idul Adha 1447 H/2026, Rabu (27/5/2026). GPNI menilai keterbukaan pemerintah dalam menyampaikan sumber dana kurban menjadi bentuk tanggung jawab kepada publik.

Ketua Umum GPNI, Gleen L, mengatakan langkah tersebut merupakan perhatian nyata kepala negara kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan penggunaan APBN untuk pembelian hewan kurban adalah hal wajar karena Presiden bertindak dalam kapasitas sebagai kepala negara, bukan pribadi.

“Saya selaku Ketua Umum GPNI merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menyumbangkan sapi dalam jumlah banyak untuk masyarakat Indonesia, khususnya bagi saudara-saudara kita sesama umat Islam,” ujar Gleen L saat ditemui awak media di kantor sekretariat GPNI, Rabu 27 Mei 2026.

Pernyataan itu disampaikan usai Gleen L mengucapkan selamat Idul Adha kepada umat Islam di seluruh Indonesia. Menurutnya, momen suci ini diharapkan membawa keberkahan, kebahagiaan, dan rezeki bagi seluruh bangsa.

Gleen L menyoroti prinsip transparansi yang dijalankan pemerintahan saat ini.

Ia membandingkan dengan praktik sebelumnya di mana pembelian hewan kurban kerap diklaim sebagai sumbangan pribadi, padahal menggunakan uang rakyat.

“Presiden Prabowo justru mengumumkan secara gamblang bahwa sebagai kepala negara, sapi yang disumbangkan menggunakan uang negara. Artinya, kurban itu diwakilkan atas nama bangsa Indonesia, atas nama kita semua,” jelasnya.

Ia meyakini keterbukaan ini membuat ibadah kurban menjadi kontribusi bersama seluruh rakyat Indonesia.

“Tidak ada yang salah apabila beliau membeli hewan kurban dari dana APBN. Justru dengan cara ini, Allah SWT akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia, karena seluruh bangsa ini dianggap turut berkontribusi dalam ibadah kurban tahun ini,” pungkasnya.

 

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan rilis resmi GPNI.

Sumber: Humas GPNI

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Irjen Jossy Kusumo Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri
AKPERSI Dorong Pemerintah Cek Fakta Status Lahan Karangsia OKI
AMRJ Minta Kejari Rohil Audit Anggaran Seleksi PT SPRH
Pimpin Ratas Bencana, Presiden Soroti Mitigasi dan Kesiapsiagaan
Mahasiswa Bogor di KPK Dorong Usut Dugaan Pemotongan Insentif Pegawai
Prof Jimly Asshiddiqie Terima Gelar Tokoh Adat Nasional Pertama
GPMI Desak PHR Buka Data Pemulihan 250 Lokasi di WK Rokan
Kapolri Serahkan Penghargaan Juara Umum Ketahanan Pangan ke Polda Riau

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB