Banjir Landa Tolikara, Papua Pegunungan: Jembatan Runtuh, Jalan Trans Lumpuh

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:14 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua-Tolikara, riau21.com – Bencana banjir melanda ruas jalan Trans Wmn-Poga-Tolikara di Kampung Nogari, pada Sabtu, 14 Maret 2026, Distrik Poganeri, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, sore tadi sekitar pukul 15.00 WIB. Banjir disebabkan oleh luapan longsor yang terjadi tahun 2025 dan belum dibersihkan, sehingga menutup got utama dan mengakibatkan banjir melumpuhkan jalan aspal. Minggu (15/03/2026).“Jembatan Kali Kecil Yernowi juga runtuh, membuat akses transportasi menjadi sangat berisiko,” kata Baiben Yikwa, warga setempat.

Masyarakat menginfokan Penyebab banjir tersebut dikarenakan:

* luapan longsor yang terjadi di Tahun 2025 dan kurangnya perawatan got utama yang tertutup longsor di tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam bulan ini hujan deras terus menerus, membuat jembatan tersebut sangat berbahaya bagi kendaraan berat.

Menunggu pemerintah setempat turun masyarakat gotong-royong melakukan pembersihan got dengan swadaya masyarakat sendiri supaya airnya mengalir.

“Kami berharap PUPR Kab. Tolikara dapat segera membangun jembatan baru untuk menghindari kemacetan akses perekonomian,” harap Baiben.

Pihak berwenang maupun masyarakat setempat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kerja samanya untuk mengatasi bencana ini.

Bagi pengendara, dimohon pengertian dan kerja sama jika melakukan perjalanan di daerah tersebut, agar berhati-hati.

Informasi ini resmi disampaikan oleh Baiben Yikwa yang langsung turun lapangan. “Terima kasih, Tuhan memberkati,” katanya. Amen.

 

Sumber: Baiben Yikwa, warga Tolikara, Papua Pegunungan

Editor: Ros.H

(AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau)

Berita Terkait

Cari Kepastian Lahan, Warga Karangsia OKI Temui DPP AKPERSI
BBPOM Pangkal Pinang Awasi Depot Jamu di Pulau Bangka
Pastikan Kesiapan Pemindahan Warga Binaan, Kakanwil Ditjenpas Riau Cek Langsung Sarana Lapas Baru Bagansiapiapi 
Polda Sumbar Fasilitasi KUR Rp10,02 Miliar untuk Ratusan Petani Jagung dan Padi
Wartawan Diancam Usai Bongkar Dugaan Gadai Mobil Rental, Minta Polisi Lindungi Pers
DPD AKPERSI Banten Siap Bergerak, Ketum: Perluas Jaringan dan Jaga Integritas Pers
PANGLIMA BESAR HULUBALANG LAMR HADIRI PERESMIAN KAMPUNG TANGGUH ANTI NARKOBA KE-III DI PEKANBARU 
72 SISWA SMAN 1 LARANTUKA BEDAH KERJA WARTAWAN BERSAMA AKPERSI NTT

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB