Kapolda Riau Tegaskan Tak Anti Kritik: Kami Membuka Ruang untuk Dialog

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:56 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru,  riau21.com – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa Polri tidak anti kritik. Jenderal bintang dua ini menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Irjen Herry Heryawan saat buka puasa bareng sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, Organisasi Kepemudaan (OKP), dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau. Rabu (25/02/2026).

“Kami terbuka, mau dikritik silakan dikritik. Kami sangat terbuka untuk berdialog dan menerima kritikan serta masukan,” kata Irjen Herry Heryawan di Pekanbaru, Selasa (24/2/2026).

Kapolda mengatakan pihaknya terbuka menerima kritikan selama kritikan tersebut sesuai fakta. Ia kemudian menyinggung narasi viral yang menyebutkan bahwa layanan call center 110 yang tidak merespons panggilan dari korban kecelakaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin kita dikritik 110 tidak merespons, ternyata tidak pernah melaporkan ke 110 dan ternyata korban jatuh sendiri bukan tabrak lari, ada CCTV-nya,” katanya.

Di momentum bulan suci Ramadan ini, Kapolda Riau mengajak para mahasiswa untuk terus menumbuhkan nilai-nilai positif dalam membangun harmonia antara sesama manusia dan lingkungan.

“Di bulan suci ini mengajarkan kita semua untuk menumbuhkan nilai kesabaran, keikhlasan dan kepedulian. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam membangun hubungan harmonis antara kita semua sesama manusia dan juga dengan alam dan lingkungan,” jelasnya.

Mahasiswa Agen Perubahan

Pada kesempatan yang sama, Kapolda juga mengajak mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang terus membuka ruang dialektika dan saling mempertentangkan ide gagasan.

“Kalau kita sudah paham dan siap dipertentangkan, kita ke mana-mana pun tidak takut. Kenapa masuk polisi, TNI butuh wawancara, karena kita butuh ide-ide yang baik,” katanya.

Jenderal bintang dua itu juga mengajak para mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata. Tidak hanya kepada manusia, tetapi juga untuk alam dan lingkungan sekitar.

“Saya ingin membuka kembali bagaimana memberikan kontribusi nyata kepada diri sendiri, lingkungan, dan negara. Jika pohon sudah memiliki dahan kuat dan daun lebat, kita bisa berkontribusi tidak hanya untuk keluarga, tetapi juga lingkungan sekitar,” ujar Kapolda.

Kapolda menyoroti aspek keadilan yang selama ini sering kali hanya berfokus pada hubungan antar manusia, namun abai terhadap alam.

Ia mempertanyakan hilangnya kesadaran menjaga hutan, mengingat sejarah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai marak sejak tahun 2004, padahal sebelumnya Riau tidak mengenal masalah tersebut.

Menutup sambutannya, Irjen Herry memperkenalkan konsep Green Policing sebagai alat (tools) bagi masyarakat untuk bersinergi dengan Polri dalam menjaga lingkungan.

“Kehadiran saya di sini bersama seluruh jajaran Polda Riau untuk memberikan narasi-narasi yang bagus agar masyarakat itu sadar memberikan ekologi. Dari emansipasi ke ekosipasi. Dari ekosipasi ke Green Policing. Dan Green Policing itu tujuannya adalah tools agar masyarakat bisa bersinergi dengan Polri,” pungkasnya.

 

Sumber: Humas Polda

(Noni)

Berita Terkait

Aksi Damai AKPERSI Gorontalo Suarakan Keadilan Hukum
Ketua Umum AKPERSI Apresiasi Kelulusan UKW Andre Hariyanto
Laporan Dugaan Penganiayaan di RS Siti Khadijah Gorontalo Ditangani Polisi
Tes Urine di THM Pekanbaru oleh Polresta, 17 Orang Negatif
Warga Karang Anyar Meriahkan HUT RI Ke-81 Lewat Gotong Royon
Posko Kesehatan Korban Gempa NTT Disambangi Pejabat Polri
Cegah Bullying dan Narkoba, Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Edukasi Siswa SDN 015 Teluk Punak
AKPERSI: Penahanan Roy Suryo dan Dr.Tifa  Oleh Polda Metro Jaya Sesuai KUHAP Tahap P21

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB