LAMR Keluarkan 3 Poin Sikap: Dukung Polri Basmi Debt Colector Perm

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima Besar Muhammad Nasir: Tak ada tempat premanisme di Bumi Lancang Kuning. Minta leasing tak pakai jasa pihak ketiga yang kasar.

Pekanbaru, riau21.com – Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menyatakan dukungan kepada Kepolisian untuk menindak tegas oknum penagih utang atau debt collector yang bertindak seperti preman di jalanan. Senin (27/04/2026).Pernyataan itu disampaikan menyusul banyaknya laporan masyarakat yang merasa terintimidasi cara penagihan kasar hingga pencegatan kendaraan.

Panglima Besar Hulubalang LAMR Muhammad Nasir menegaskan Riau adalah negeri yang menjunjung tinggi adat dan kesantunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut tindakan perampasan di ruang publik oleh oknum debt collector merupakan pelanggaran hukum sekaligus mengganggu kenyamanan warga.

“Kami dari Hulubalang LAMR berdiri di belakang pihak Kepolisian. Negeri ini punya aturan, jangan ada kelompok mana pun yang merasa bisa berbuat semena-mena di jalanan hingga membuat masyarakat resah. Kalau melanggar hukum, sikat habis,” tegas Muhammad Nasir.

LAMR menyampaikan tiga poin utama:

Pertama, mendukung penuh operasi pemberantasan premanisme dan meminta polisi tidak ragu menangkap oknum yang melakukan eksekusi sepihak tanpa prosedur pengadilan yang sah.

Kedua, mengimbau perusahaan pembiayaan tertib administrasi dan tidak menggunakan jasa pihak ketiga yang memakai kekerasan fisik maupun verbal.

Ketiga, meminta warga Riau segera melapor ke kantor polisi terdekat atau berkoordinasi dengan pengurus adat jika mendapat ancaman dari penagih utang di lapangan.

Timbalan Panglima Besar Masnur Salim menyatakan hal senada. Menurutnya, siapa pun yang mencari rezeki di Riau harus tunduk pada hukum negara dan menghormati adat istiadat setempat.

“Riau ini negeri beradat. Tak ada tempat bagi premanisme di bawah langit Melayu,” ujarnya.

Hulubalang LAMR berkomitmen bersinergi dengan Polri menjaga kondusivitas wilayah. Mereka tidak ingin suasana aman di Riau dirusak aksi yang tidak mengindahkan UU Fidusia.

 

Sumber: Datuk Zulfahmi

Editor: Ros.H

Reporter: Noni

Berita Terkait

AKPERSI: Penahanan Roy Suryo dan Dr.Tifa  Oleh Polda Metro Jaya Sesuai KUHAP Tahap P21
Kelompok Tani Rukun Sentosa Polsek KKH Panen 800 KG DUKUNG SWASEMBADA
BNN Sita Narkoba Rp 211 Miliar Lewat Ops Saber Bersinar, 353 Ribu Jiwa Terselamatkan 
Imam Supriyadi Kukuhkan Pengurus KOPVITNAS 2026–2031 di Bogor
DUKUNG SWASEMBADA PANGAN 2026, POLSEK PERHENTIAN RAJA GARAP LAHAN JAGUNG KUARTAL II DI DESA HANGTUAH 
WUJUDKAN LAPAS HUMANIS & BERINTEGRITAS, KANWIL DITJENPAS RIAU GELAR IKRAR BERSIH HALINAR
DUKUNG LAPAS BERSIH NARKOBA, KETUA LAMR MERANTI SAMPAIKAN NASIHAT ADAT KE 400 WBP
BUKTI NEGARA HADIR, TIGA PILAR SABAK AUH KOMPAK PANTAU SWASEMBADA JAGUNG DI KAMPUNG BELADING

Berita Terbaru