Ketua KOPRI PKC PMII Riau Tegaskan Moderasi Beragama Sebagai Gerakan Emansipatoris, Melawan Kekerasan dan Intoleransi 

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:23 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru,  riau21.com – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI) PKC PMII Riau menggelar kegiatan Visionary Kamis 5 Maret 2026, Talks Moderasi Beragama yang dilaksanakan di Gedung Dharma Wanita, Pekanbaru. Jum’at (6/02/2026).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh lintas agama dan tokoh nasional untuk memperkuat semangat toleransi, persatuan, serta peran perempuan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai latar belakang agama, yaitu :

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wulansari Aliyatus Sholikah, S.Si., M.I.Kom., selaku Ketua Umum KOPRI PB PMII,

Meri Krisna Dewi Sitepu, S.Th., M.Pd.K., (Penyuluh Agama Kristen), Veronika Sigalingging, S.Pd., (Pembimas Agama Katolik),

Nery Nestary, S.E., M.M., (Pemuda Buddhayana Provinsi Riau),

serta Ening Nitikesari, S.T., M.Si., dari Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Riau.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPR RI Iyet Bustami, yang memberikan materi mengenai 4 Pilar Kebangsaan kepada generasi muda, khususnya Gen Z.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.

Ketua KOPRI PKC PMII Riau, Utari Nelviandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi untuk memperkuat wawasan kebangsaan serta moderasi beragama di kalangan generasi muda.

“Melalui kegiatan Visionary Talks ini, kami ingin membangun ruang dialog yang inklusif dengan menghadirkan tokoh lintas agama agar generasi muda mampu memahami pentingnya moderasi beragama dan menjaga harmoni di tengah keberagaman,” ujarnya.

Ketua KOPRI PKC PMII Riau, Utari Nelviandi, menegaskan bahwa moderasi beragama harus menjadi gerakan kolektif yang terus diperkuat oleh generasi muda sebagai penjaga masa depan bangsa.

Menurutnya, moderasi beragama bukan hanya tentang bagaimana kita memahami perbedaan, tetapi juga bagaimana kita merawat kemanusiaan di dalamnya.

Generasi muda, khususnya perempuan, memiliki peran strategis sebagai agen perdamaian yang mampu membangun ruang dialog, memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika zaman,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa KOPRI PKC PMII Riau mendukung berbagai upaya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Riau.

“KOPRI PKC PMII Riau juga mendukung Polda Riau dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Provinsi Riau, khususnya selama bulan Ramadhan.

Selain itu, kami juga mendukung program-program Polda Riau, salah satunya program Green Policing sebagai upaya bersama menjaga lingkungan dan keamanan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum KOPRI PB PMII Wulansari Aliyatus Sholikah yang turut hadir sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa perempuan harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan meningkatkan kapasitas diri.

“Perempuan hari ini harus berbudaya, mampu mengikuti perkembangan zaman dan fokus mengembangkan skill serta kapasitas diri.

Dengan begitu perempuan dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Ketua KOPRI PB PMII juga menyampaikan Bahwa Visi KOPRI yakni Trilogi 3B yang terdiri dari Berdaya di Kaki Sendiri (Berdikari), Berdaya Bersama Kopri, dan Berdaya Saing Global ini disebut sebagai pondasi penting untuk menciptakan perempuan berdaya yang mampu mengokohkan eksistensi organisasi KOPRI.

Ketua KOPRI PB PMII mengatakan, fokus gerakan organisasi di bawah nahkodanya adalah pemberdayaan perempuan.

“Perempuan berdaya akan menciptakan keorganisasian Kopri yang digdaya,”

Menurutnya, pemberdayaan perempuan merupakan inti dari semua program.

Melalui kegiatan ini, KOPRI PKC PMII Riau berharap dapat memperkuat semangat toleransi, mempererat persaudaraan lintas agama, serta mendorong generasi muda, khususnya perempuan, untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Kegiatan seperti juga dapat terus menjadi ruang edukasi publik sekaligus gerakan intelektual yang mendorong lahirnya generasi muda yang toleran, inklusif, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.

Sumber: Ketua KOPRI PKC PMII Riau, Utari Nelviandi

(Ros.H)

Berita Terkait

Polda Riau Rebus 100 Kg Sabu dan Ganja Jaringan Internasional
Hutan Dibakar Sawit Mekar, HMI Pekanbaru Sambangi DPRD Dikawal Polresta
Dilatih Pijat Tradisional, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Siap Mandiri Usai Bebas.
Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya di Limbungan Pekanbaru
Perkuat Silaturahmi, Wakapolda Riau Ibadah Minggu Kasih di GPIB Immanuel Pekanbaru
1.000 Masker Dibagikan PWMOI Riau dan Polsek di Tengah Kabut Asap
Belum Miliki Sertifikat Standar, 7 Tempat Biliar di Pekanbaru Terjaring Sidak
Kwarran Lima Puluh Resmi Dilantik, Kwarcab Dorong Sinergi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB