Agung Nugroho: Perjuangan Politik Kami Ubah Jadi Pengabdian

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 07:06 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan orientasi kepemimpinan bersama Wawako Markarius Anwar berubah dari perjuangan politik menjadi pengabdian kepada masyarakat.

Pemko Pekanbaru fokus pada program yang berdampak langsung bagi warga.

PEKANBARU, riau21.com – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan komitmennya bersama Wakil Wali Kota, Markarius Anwar, untuk mengubah orientasi kepemimpinan dari perjuangan memenangkan kontestasi politik menjadi pengabdian kepada masyarakat. Senin (21/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Agung saat membuka kegiatan Sosialisasi Produk Hukum se-Kecamatan Kota Pekanbaru yang diikuti warga Kecamatan Payung Sekaki, Tuah Madani, dan Senapelan di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (21/9/2026).

“Dulu, kita sama-sama di 15 kecamatan untuk bagaimana memenangkan Agung Nugroho-Markarius Anwar. Tapi hari ini, kita berubah dan tidak lagi tentang memenangkan. Perjuangan kita ubah menjadi pengabdian, yaitu menyukseskan program-program Pemko Pekanbaru,” katanya.

Setelah satu tahun memimpin, Agung menyebut berbagai program Pemko Pekanbaru terus diarahkan untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Fokus program tersebut meliputi peningkatan kebersihan kota, pendidikan melalui program zero anak putus sekolah, penanganan stunting, peningkatan layanan kesehatan, hingga perbaikan infrastruktur.

“Jalan dibagusin, anak sekolah diurusin, kesehatan ditingkatkan penjaminannya. Pertemuan dan silaturahmi juga kami lakukan,” ujar Agung.

Ia menilai berbagai capaian yang diraih Pemko merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran. Penghargaan yang diterima bukan semata berkaitan dengan sosok wali kota dan wakil wali kota, melainkan capaian institusi Pemko Pekanbaru.

“Tanpa kepala dinas, tanpa camat, tanpa lurah, dan tanpa ASN Kota Pekanbaru, pemerintahan ini tidak bisa berjalan secepat ini,” ucapnya.

Agung juga menyinggung penyelesaian kewajiban pemerintah daerah yang diwariskan dari periode sebelumnya.

Utang sekitar Rp470 miliar dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran di tengah kondisi anggaran yang tidak mengalami peningkatan signifikan, bahkan terdapat pengurangan transfer dari pemerintah pusat.

“Anggarannya sama, bahkan ada pemotongan anggaran. Tetapi, kami tingkatkan dengan pendapatan. Artinya, anggarannya sama, tetapi hasilnya berbeda,” ungkapnya.

Di bidang ekonomi, Agung menyampaikan pertumbuhan ekonomi Pekanbaru pada triwulan kedua tahun ini mencapai 7,39 persen.

Pertumbuhan tersebut dinilai ditopang oleh aktivitas padat karya yang melibatkan masyarakat luas.

“Kalau padat modal, banyak investasi, misalnya membangun sebuah pabrik. Anggarannya besar dan biayanya besar tetapi dinikmati hanya sebagian orang di pabrik itu sendiri. Tapi Kota Pekanbaru pertumbuhannya didukung oleh padat karya,” jelasnya.

Berbagai program Pemko, termasuk kebijakan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga perputaran uang di dalam Kota Pekanbaru.

“Pegawai wajib membelanjakan uangnya di Kota Pekanbaru. Sehingga, perputaran ekonomi ada,” tutup Agung.

 

Sumber: Kominfo Kota Pekanbaru

Editor: Rosbinner Hutagaol

Redaksi: riau21.com

Berita Terkait

Polda Riau Rebus 100 Kg Sabu dan Ganja Jaringan Internasional
Hutan Dibakar Sawit Mekar, HMI Pekanbaru Sambangi DPRD Dikawal Polresta
Dilatih Pijat Tradisional, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Siap Mandiri Usai Bebas.
Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya di Limbungan Pekanbaru
Perkuat Silaturahmi, Wakapolda Riau Ibadah Minggu Kasih di GPIB Immanuel Pekanbaru
1.000 Masker Dibagikan PWMOI Riau dan Polsek di Tengah Kabut Asap
Belum Miliki Sertifikat Standar, 7 Tempat Biliar di Pekanbaru Terjaring Sidak
Kwarran Lima Puluh Resmi Dilantik, Kwarcab Dorong Sinergi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB