Foto: Dokumentasi Hulubalang
LAMR, Hulubalang Kota Pekanbaru ajak seluruh pemangku kepentingan bersinergi mengawal program GREEN for Riau Initiative dan kredit karbon hutan untuk kemaslahatan.
PEKANBARU, riau21.com – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dan Hulubalang Kota Pekanbaru, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi mengawal program penyelamatan lingkungan dan pengembangan kredit karbon di Provinsi Riau, Senin (7/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ajakan tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Seri Muspidauan, S.H., M.H., dalam agenda High Level Meeting GREEN for Riau Initiative di Hotel Pangeran Pekanbaru, Senin (7/9/2026). Ia hadir bersama Panglima Besar Hulubalang LAMR, Datuk Muhammad Nasir.
Dorong Komitmen dan Tindakan Nyata
Datuk Seri Muspidauan menegaskan agenda menuju pasar karbon internasional berintegritas tinggi atau _high-integrity forest carbon credits_ memerlukan komitmen dan tindakan nyata dari semua pihak.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, hingga pihak korporasi. Sinergi yang baik akan menentukan keberhasilan program ini ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang konsisten terhadap perusak hutan serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat dan masyarakat lokal sebagai penjaga hutan.
Siap Kawal Program JREDD+
Melalui kehadiran Panglima Besar Hulubalang LAMR, Datuk Muhammad Nasir, dalam forum strategis tersebut, LAMR Kota Pekanbaru menyatakan kesiapannya berada di garis depan.
LAMR berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan program JREDD+ dan berbagai komitmen hijau Pemerintah Provinsi Riau agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat serta kemaslahatan bagi masyarakat di Negeri Melayu.
GREEN for Riau Initiative merupakan langkah strategis Pemprov Riau untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui mekanisme kredit karbon.
Sumber: LAMR Bersama Hulubalang Kota Pekanbaru
Editor: Rosbinner Hutagaol





























