Prof Jimly Asshiddiqie Terima Gelar Tokoh Adat Nasional Pertama

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 14:26 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo dokumen: DPP Lemtari

DPP Lemtari akan menganugerahkan gelar Tokoh Adat Nasional Pertama kepada Prof. Jimly Asshiddiqie. Acara penobatan direncanakan Oktober 2026 di Jakarta.

JAKARTA, riau21.com – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Musyawarah Tokoh Adat Republik Indonesia (DPP Lemtari) berencana menganugerahkan gelar “Datuk Pengayom Adat Nusantara” kepada Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., Selasa (1/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gelar tersebut akan diberikan sebagai Tokoh Adat Nasional Pertama di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Lemtari Suhaii Husein Datuk Bandaro Mudo usai pertemuan dengan Prof. Jimly di Gedung Sarinah Lantai 9, Kantor Prof. Jimly Asshiddiqie Scol, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Pertemuan Silaturahmi dan Kesepakatan

Pertemuan yang berlangsung pukul 12.30 hingga 14.30 WIB itu turut dihadiri Wakil Ketua DPP Lemtari bidang Organisasi Dr. Ruslan Effendy, S.H., M.H., dan Wakil Ketua bidang Antar Lembaga Dr. Nurhamin, S.Pt., M.H.

Datuk Bandaro Mudo mengatakan, selain membahas rencana penobatan, pertemuan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dengan Prof. Jimly selaku Ketua Dewan Penasehat Lemtari.

“Kami banyak mendapatkan saran dan arahan dari beliau. Di antaranya tentang pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai dan ketentuan hukum adat dalam kehidupan bermasyarakat sesuai dengan adat istiadat masing-masing daerah,” ujar Datuk Bandaro Mudo.

Prof Jimly Sambut Baik Rencana

Dalam pertemuan itu, jajaran pengurus Lemtari menyampaikan rencana memberikan penganugerahan gelar Tokoh Adat Nasional Pertama kepada Prof. Jimly.

“Alhamdulillah Prof. Jimly menyambut baik dan bersedia menerima amanah gelar Tokoh Adat Nasional Pertama dari Lemtari,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Jimly Asshiddiqie menyampaikan kesediaannya.

“Alhamdulillah. Jika saya dipercaya diberikan amanah gelar Tokoh Adat Nasional Pertama oleh Lemtari, saya bersedia menerimanya,” kata Prof. Jimly.

Rencana Penobatan Oktober 2026

Lemtari merencanakan acara penobatan pada akhir Oktober 2026 di Hotel Sahid Jaya Jakarta. Waktu pelaksanaan yang pasti akan diputuskan dalam rapat pematangan pada pertengahan September 2026.

Prof. Jimly berpesan agar acara tersebut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Kebudayaan, Menteri HAM, Menteri ATR/BPN, Menteri Kehutanan, Menteri Pariwisata, serta para Gubernur se-Indonesia.

Selain itu juga direncanakan mengundang pimpinan perusahaan BUMN dan swasta, seluruh pengurus Lemtari provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, serta perwakilan tokoh adat, Sultan dan Raja. Jumlah undangan diperkirakan mencapai 1.000 orang.

Rangkaian acara juga akan diisi seminar adat dan budaya masyarakat Indonesia dengan tema “Perlu Menjadi Orang Beradat Dalam Kehidupan Kita”.

Rencananya narasumber seminar adalah Prof. Jimly Asshiddiqie, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kebudayaan, Menteri HAM, dan Menteri ATR/BPN.

“Kami mohon doa agar acara ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkas Datuk Bandaro Mudo.

 

Sumber: DPP Lemtari

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Irjen Jossy Kusumo Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri
AKPERSI Dorong Pemerintah Cek Fakta Status Lahan Karangsia OKI
AMRJ Minta Kejari Rohil Audit Anggaran Seleksi PT SPRH
Pimpin Ratas Bencana, Presiden Soroti Mitigasi dan Kesiapsiagaan
Mahasiswa Bogor di KPK Dorong Usut Dugaan Pemotongan Insentif Pegawai
GPMI Desak PHR Buka Data Pemulihan 250 Lokasi di WK Rokan
Kapolri Serahkan Penghargaan Juara Umum Ketahanan Pangan ke Polda Riau
Bupati Asmar Dorong Pembangunan Gudang Bulog di Selatpanjang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB