Dikaitkan Dengan Lambang Gajah PSI, GPNI Sebut Tafsir Said Didu Soal Jokowi ke Lampung Keliru

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 03:00 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ade Darman: Silaturahmi lama, jangan dipelintir jadi persaingan

JAKARTA, riau21.com – Sekretaris Jenderal DPP Organisasi Generasi Perubahan Nusantara Indonesia (GPNI) Ade Darman menilai tafsir Muhammad Said Didu soal kunjungan mantan Presiden Joko Widodo ke Lampung keliru dan tidak berdasar, Jumat (3/7/2026).

Hal itu disampaikan Ade Darman menanggapi konten YouTube Said Didu yang mengaitkan kedatangan Jokowi ke Lampung dengan lambang gajah Partai Solidaritas Indonesia dan wilayah sebarannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dikaitkan dengan lambang gajah PSI, tafsir seperti itu keliru. Kunjungan Bapak Joko Widodo ke Lampung adalah bagian dari sejarah silaturahmi yang sudah terjalin lama, bukan tanda persaingan atau pemisahan,” tegas Ade Darman di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Ade Darman juga memastikan relasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto tetap solid sejak awal.

“Bapak Jokowi tidak pernah berpisah jalan dengan Bapak Prabowo Subianto. Sejak awal menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, beliau sudah mendapatkan dukungan penuh dari Bapak Prabowo. Kalau dasarnya sudah kuat dan saling mendukung, bagaimana mungkin bisa dianggap sedang bersaing?” jelasnya.

DPP GPNI meminta masyarakat menolak isu yang memecah belah persatuan.

“Kami dari DPP GPNI tegas membantah seluruh pernyataan yang memutarbalikkan fakta tersebut. Kami mengimbau masyarakat jangan mudah percaya dan menyebarkan isu yang berpotensi memecah belah persatuan anak bangsa. Kondisi politik saat ini seolah masih ada pihak yang berperilaku seperti anak kecil, suka mengadu domba serta menyampaikan informasi yang belum teruji kebenarannya di ruang publik, hal ini harus kita tolak bersama demi persatuan negara,” kata Ade Darman.

 

Sumber: Rilis DPP GPNI

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Irjen Jossy Kusumo Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri
AKPERSI Dorong Pemerintah Cek Fakta Status Lahan Karangsia OKI
AMRJ Minta Kejari Rohil Audit Anggaran Seleksi PT SPRH
Pimpin Ratas Bencana, Presiden Soroti Mitigasi dan Kesiapsiagaan
Mahasiswa Bogor di KPK Dorong Usut Dugaan Pemotongan Insentif Pegawai
Prof Jimly Asshiddiqie Terima Gelar Tokoh Adat Nasional Pertama
GPMI Desak PHR Buka Data Pemulihan 250 Lokasi di WK Rokan
Kapolri Serahkan Penghargaan Juara Umum Ketahanan Pangan ke Polda Riau

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Polda Riau Rebus 100 Kg Sabu dan Ganja Jaringan Internasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Hutan Dibakar Sawit Mekar, HMI Pekanbaru Sambangi DPRD Dikawal Polresta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya di Limbungan Pekanbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Perkuat Silaturahmi, Wakapolda Riau Ibadah Minggu Kasih di GPIB Immanuel Pekanbaru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:15 WIB

1.000 Masker Dibagikan PWMOI Riau dan Polsek di Tengah Kabut Asap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Belum Miliki Sertifikat Standar, 7 Tempat Biliar di Pekanbaru Terjaring Sidak

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:46 WIB

Kwarran Lima Puluh Resmi Dilantik, Kwarcab Dorong Sinergi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Harumkan Riau di Kancah Dunia, Siswa SMAN 8 Pekanbaru Raih Award Matematika Australia

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB