Kepolisian Daerah Riau menegaskan rekrutmen Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026 berlangsung tanpa jalur khusus. Setiap peserta dinilai murni berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi yang dijalani, tanpa kuota titipan maupun perlakuan istimewa.
PEKANBARU, riau21.com – Polda Riau menjamin proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian 2026 berjalan bersih, transparan, akuntabel,dan humanis atau BETAH. Penegasan ini disampaikan untuk menjawab keresahan masyarakat soal isu jalur khusus dalam seleksi Akpol, Rabu (10/6/2026).
Karo SDM Polda Riau Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang S.H., S.I.K., M.H., menegaskan tidak ada jalur titipan dalam seleksi Akpol 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rekrutmen Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta tertentu. Semua peserta mengikuti tahapan yang sama dan dinilai secara objektif,” tegasnya, Senin (8/6/2026).
Seleksi Diawasi Ketat, Bebas KKN
Kombes Boy menjelaskan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan terbuka sesuai kebijakan Mabes Polri. Polri berkomitmen mewujudkan rekrutmen bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Karena itu, pengawasan dilakukan ketat oleh unsur internal dan eksternal.
“Pola rekrutmen yang diterapkan Polri saat ini telah sesuai dengan harapan masyarakat dan berbagai lembaga pengawas, seperti Kompolnas, Ombudsman, kelompok LSM, serta Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri yang selama ini turut melakukan monitoring,” ujarnya.
Waspada Calo, Kelulusan Ditentukan Kemampuan
Karo SDM Polda Riau mengimbau orang tua dan calon peserta tidak percaya oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
“Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi peserta sendiri. Jika ada pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan dengan meminta sejumlah uang, itu dipastikan tidak benar dan segera laporkan kepada kepolisian,” katanya.
Ia juga meminta jajaran SDM dan Humas Polda Riau terus sosialisasikan prinsip BETAH agar tidak muncul informasi menyesatkan.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses rekrutmen Polri, termasuk Akpol, dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk merekrut personil Polri yang berkualitas untuk dapat melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara maksimal,” tambah Boy.
Tahapan Seleksi Masuk Rikkes II
Saat ini seleksi Akpol 2026 telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II yang dilaksanakan 5–6 Juni 2026. Seluruh peserta diminta jaga kesehatan dan siapkan diri untuk tahapan berikutnya.
Polda Riau menegaskan komitmen mengawal proses seleksi hingga selesai sesuai prinsip BETAH, demi menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Sumber: Humas Polda Riau
Editor: Rosbinner Hutagaol





























