Dorong Ketahanan Pangan: Polsek Tapung Hilir & BUMDes Kota Baru Tekan 30 Ribu Bibit Jagung Betras di Lahan 1 Ha

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 12:31 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR, riau21.com – Program swasembada pangan Asta Cita terus digeber hingga ke desa. Polsek Tapung Hilir bersama BUMDes Berkah Bersama Desa Kota Baru, Senin (8/6/2026) pagi, melaksanakan tanam perdana 30.000 bibit jagung pipil varietas Betras di atas lahan 1 hektar.

Kegiatan tanam yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di RT 008 RW 006, Jalan Baru, Desa Kota Baru, Kecamatan Tapung Hilir.

Bhabinkamtibmas AIPDA Suhendra Wijaya memimpin langsung giat mewakili Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil, S.H., Turut hadir Kepala Desa Kota Baru Imam Nawawi dan perwakilan BUMDes Aan Kurniawan Syam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pakai Metode Tumpang Sari untuk Hasil Maksimal

Lahan 1 hektar milik masyarakat yang kini dikelola BUMDes Berkah Bersama sudah dipagar jaring untuk pengamanan tanaman. Sistem tumpang sari dipilih agar produktivitas lahan meningkat tanpa mengorbankan kesuburan tanah.

“Ini bagian dari program ketahanan pangan nasional. Kita tanam 30 ribu bibit Betras dengan target panen Agustus 2026. Polri kawal dari tanam sampai panen,” tegas AIPDA Suhendra Wijaya saat ditemui di lokasi.

Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil menegaskan pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan.

“Sesuai Commander Wish Kapolri, kami wujudkan Polri Presisi dengan mengawal pangan rakyat,” ujarnya.

Gerakkan Ekonomi Desa Lewat Sektor Pertanian

Menurut Kades Kota Baru Imam Nawawi, sinergi ini menjadi pemicu bangkitnya ekonomi desa. “BUMDes bergerak, petani semangat. Hasilnya nanti untuk ketahanan pangan, dari Desa Kota Baru untuk Indonesia,” ucapnya.

Aan Kurniawan Syam dari BUMDes Berkah Bersama menilai varietas Betras sangat cocok dengan karakteristik lahan Desa Kota Baru. “Metode tumpang sari kita pakai biar 1 hektar ini hasilnya dobel. Ini bentuk mandiri pangan desa,” jelasnya.

Para petani yang ikut gotong royong menyambut antusias. “Mudah-mudahan panennya melimpah. Kalau berhasil, desa kita nggak kekurangan pangan,” kata salah satu warga.

Secara keseluruhan, kegiatan tanam perdana ini berjalan aman dan kondusif. Kolaborasi Polri, Pemerintah Desa, dan BUMDes menjadi bukti konkret pengawalan program pangan penting pemerintah pusat.

 

Sumber: Humas Polres Kampar

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

PJS Kades Tarai Bangun Lantik Mahdi Nur Jadi Ketua RT, Tekankan Musyawarah & Pelayanan Warga
Wujudkan Swasembada Pangan, Polsek KKH Salurkan Pupuk NPK-UREA & Dampingi Petani Jagung Bangun Sar
Efisiensi Listrik & Sukses SPMB 2026: Kacab III Disdik Riau Tekankan 2 Poin Penting Saat Pimpin Apel Senin
Lahan 0,5 Ha Disulap Produktif, Kapolsek Kampar Kiri Hilir Ajak Petani Tumpang Sari Ramoro  
Polri Turun ke Lahan, Polsek Tapung Hilir Serahkan Benih Jagung Bisi 2 ke Petani Kota Bangun 
Lewat Kuis dan Cek KLIK, BBPOM Pekanbaru Ajak Warga Kampa Konsumsi Pangan Aman
Gandeng Komisi IX DPR RI, BBPOM Pekanbaru Turun ke Tapung Hulu: 150 Lebih Warga Sumber Sari Dibekali Jurus Cegah Stunting 
0,25 Ha Lahan di Kampar Kiri Hilir Hasilkan 50 Kg Jagung Pipil, Program Kapolda Riau Panen Perdana  

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:06 WIB

Buka Hotline 24 Jam: GMPB Bogor Siap Tampung Keluhan Warga, dari Jalan Rusak Sampai Pelayanan Puskesmas

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:50 WIB

KONTEN KREATOR FASHION ASAL BOGOR INI BANTU BRAND LOKAL TEMBUS PASAR LEBIH Luas 

Kamis, 9 April 2026 - 03:53 WIB

GMPB Desak: Pemkab Bogor Putus Kontrak Dengan Pihak Ketiga Seluruh Vendor Parkir RSUD. Cibinong

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:25 WIB

Wujud Pertanggungjawaban dan Marwah Institusi: Mahasiswa dan Pemuda Bogor Apresiasi Langkah Tegas TNI

Berita Terbaru