KAMPAR, riau21.com – Program swasembada pangan Asta Cita terus digeber hingga ke desa. Polsek Tapung Hilir bersama BUMDes Berkah Bersama Desa Kota Baru, Senin (8/6/2026) pagi, melaksanakan tanam perdana 30.000 bibit jagung pipil varietas Betras di atas lahan 1 hektar.
Kegiatan tanam yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di RT 008 RW 006, Jalan Baru, Desa Kota Baru, Kecamatan Tapung Hilir.
Bhabinkamtibmas AIPDA Suhendra Wijaya memimpin langsung giat mewakili Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil, S.H., Turut hadir Kepala Desa Kota Baru Imam Nawawi dan perwakilan BUMDes Aan Kurniawan Syam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pakai Metode Tumpang Sari untuk Hasil Maksimal
Lahan 1 hektar milik masyarakat yang kini dikelola BUMDes Berkah Bersama sudah dipagar jaring untuk pengamanan tanaman. Sistem tumpang sari dipilih agar produktivitas lahan meningkat tanpa mengorbankan kesuburan tanah.
“Ini bagian dari program ketahanan pangan nasional. Kita tanam 30 ribu bibit Betras dengan target panen Agustus 2026. Polri kawal dari tanam sampai panen,” tegas AIPDA Suhendra Wijaya saat ditemui di lokasi.
Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil menegaskan pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan.
“Sesuai Commander Wish Kapolri, kami wujudkan Polri Presisi dengan mengawal pangan rakyat,” ujarnya.
Gerakkan Ekonomi Desa Lewat Sektor Pertanian
Menurut Kades Kota Baru Imam Nawawi, sinergi ini menjadi pemicu bangkitnya ekonomi desa. “BUMDes bergerak, petani semangat. Hasilnya nanti untuk ketahanan pangan, dari Desa Kota Baru untuk Indonesia,” ucapnya.
Aan Kurniawan Syam dari BUMDes Berkah Bersama menilai varietas Betras sangat cocok dengan karakteristik lahan Desa Kota Baru. “Metode tumpang sari kita pakai biar 1 hektar ini hasilnya dobel. Ini bentuk mandiri pangan desa,” jelasnya.
Para petani yang ikut gotong royong menyambut antusias. “Mudah-mudahan panennya melimpah. Kalau berhasil, desa kita nggak kekurangan pangan,” kata salah satu warga.
Secara keseluruhan, kegiatan tanam perdana ini berjalan aman dan kondusif. Kolaborasi Polri, Pemerintah Desa, dan BUMDes menjadi bukti konkret pengawalan program pangan penting pemerintah pusat.
Sumber: Humas Polres Kampar
Editor: Rosbinner Hutagaol





























