Pekan Jamu Nasional 2026 di CFD Pekanbaru meriah. BBPOM bagi jamu gratis & edukasi bahaya BKO. Warga diajak *Cek KLIK* agar masa depan sehat dengan jamu aman.
PEKANBARU, riau21.com – Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru mendadak jadi “apotek hidup” Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru menggelar Pekan Jamu Nasional 2026 bertema “Menjamu Masa Depan dengan Jamu” dengan membagikan ratusan gelas jamu tradisional gratis, Minggu (7/6/2026).
Warga yang memadati stan BBPOM disuguhi kunyit asam hingga beras kencur segar. Namun kegiatan ini bukan sekadar bagi-bagi minuman. Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM gencar mengedukasi masyarakat tentang bahaya jamu yang mengandung Bahan Kimia Obat.
“Masyarakat harus waspada. Jamu BKO itu racun. Merusak ginjal dan hati. Jangan tergiur efek instan,” tegas perwakilan Tim Infokom BBPOM di sela acara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pojok Jamu BKO: Kenali Sebelum Konsumsi
Agar edukasi lebih mengena, BBPOM membuka Pojok Jamu BKO. Di sini dipajang contoh produk jamu ilegal berbahaya yang sudah ditarik dari pasaran. Warga bisa melihat langsung ciri-ciri kemasan jamu yang wajib dihindari.
“Ini cara paling efektif. Begitu lihat fisiknya, masyarakat langsung ingat. Kalau ketemu di warung, jangan dibeli,” ujar salah satu pengunjung CFD, Sari, usai melihat pajangan.
Kuis Berhadiah, Warga Berebut Jawab
Acara makin meriah dengan kuis interaktif seputar keamanan jamu. Ratusan warga berebut menjawab pertanyaan Tim Infokom. Hadiah door prize menarik disiapkan bagi yang benar menjawab.
Melalui kegiatan ini, BBPOM Pekanbaru mengajak masyarakat konsisten menerapkan *Cek KLIK* sebelum beli jamu: Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.
“Jamu warisan leluhur harus kita jaga. Caranya dengan memastikan yang kita minum aman dan bebas BKO. Masa depan sehat dimulai dari jamu yang benar,” tutup Tim Infokom BBPOM.
Sumber: Humas BBPOM di Pekanbaru
Editor: Rosbinner Hutagaol





























