BPBD Riau dan Pekanbaru Sisir Eks Karhutla Payung Sekaki, Pastikan Steril

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:36 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan cek tiga lokasi di Bandar Raya dan Air Hitam, Kalaksa Edi Afrizal melalui Kabid Damkar Achmad Mulyadi pastikan nihil api.

PEKANBARU, riau21.com – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Provinsi Riau bersama BPBD Kota Pekanbaru menyisir lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Payung Sekaki. Dari tiga lokasi yang disisir, tim memastikan kondisi sudah steril dan tidak ada lagi titik api, Selasa (6/10/2026).

Peninjauan dilakukan sebagai langkah antisipasi pasca kebakaran sekaligus memastikan kondisi lahan benar-benar steril dan aman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan menyambangi tiga lokasi yang sebelumnya sempat terbakar, yakni di Jalan Fajar Kelurahan Bandar Raya, Jalan Sido Rukun Kelurahan Bandar Raya, serta Jalan Riau Baru Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

Kalaksa BPBD PK Provinsi Riau Edi Afrizal melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Achmad Mulyadi mengatakan, pengecekan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi terkini lahan terdampak karhutla.

“Hari ini kami bersama tim BPBD Kota Pekanbaru meninjau lokasi eks karhutla, tepatnya di Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki. Kami ingin memastikan perkembangan kondisi terakhir lahan yang dulu terbakar. Alhamdulillah, saat ini kondisinya sudah steril dan tidak ditemukan lagi api,” ujar Achmad, Selasa (6/10/2026).

Menurut Achmad Mulyadi, kondisi lahan saat ini relatif aman, terlebih dalam beberapa hari terakhir wilayah Riau sempat diguyur hujan sehingga membantu proses pendinginan lahan gambut.

Dari hasil pemantauan di tiga titik tersebut, yakni Jalan Fajar Bandar Raya, Jalan Sido Rukun Bandar Raya dan Jalan Riau Baru Air Hitam, petugas tidak menemukan adanya titik api maupun asap.

Imbauan Tidak Lengah

Meski dinyatakan aman dan steril, Achmad mengingatkan masyarakat agar tidak lengah.

Ia menyebut kawasan Payung Sekaki merupakan wilayah yang cukup sering mengalami kejadian karhutla setiap tahunnya, terutama saat musim kemarau.

“Kejadian di daerah ini setiap tahun sering berulang. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Selain pemantauan, BPBD PK Provinsi Riau juga mendorong pemerintah kelurahan untuk lebih aktif melakukan sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat.

“Kami juga meminta Kelurahan Bandar Raya untuk melakukan kegiatan sosialisasi tentang upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran ke depannya,” ujarnya.

Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.

“Dari BPBD PK Provinsi Riau dan BPBD Kota Pekanbaru, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla,” pungkasnya.

 

Informasi Data Lengkap:

– Kegiatan: Penyisiran dan pengecekan eks karhutla

– Lokasi: Jl. Fajar Kel. Bandar Raya, Jl. Sido Rukun Kel. Bandar Raya, Jl. Riau Baru Kel. Air Hitam

– Kecamatan: Payung Sekaki, Pekanbaru

– Waktu: Senin-Selasa (6-7/10/2026)

– Tim Gabungan: BPBD PK Provinsi Riau + BPBD Kota Pekanbaru

– Kalaksa: Edi Afrizal (melalui Kabid Damkar Achmad Mulyadi)

– Hasil Pemantauan: Steril, nihil titik api dan asap, aman pasca hujan

 

Reporter: Tim

Editor: Rosbinner Hutagaol

Sumber: BPBD PK Provinsi Riau

Update: Selasa, 6 Oktober 2026

Berita Terkait

Polda Riau Rebus 100 Kg Sabu dan Ganja Jaringan Internasional
Hutan Dibakar Sawit Mekar, HMI Pekanbaru Sambangi DPRD Dikawal Polresta
Dilatih Pijat Tradisional, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Siap Mandiri Usai Bebas.
Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya di Limbungan Pekanbaru
Perkuat Silaturahmi, Wakapolda Riau Ibadah Minggu Kasih di GPIB Immanuel Pekanbaru
1.000 Masker Dibagikan PWMOI Riau dan Polsek di Tengah Kabut Asap
Belum Miliki Sertifikat Standar, 7 Tempat Biliar di Pekanbaru Terjaring Sidak
Kwarran Lima Puluh Resmi Dilantik, Kwarcab Dorong Sinergi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB