Polda Riau perkuat patroli dan mitigasi hingga tingkat tapak untuk 2027.
PEKANBARU, riau21.com – Meski tidak ada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) aktif yang ditangani, Polda Riau memastikan upaya pencegahan tetap berjalan penuh di seluruh wilayah Riau hingga Senin (5/10/2026).
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengatakan, patroli pada wilayah rawan, pemantauan kondisi lahan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan Satgas Karhutla terus dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Langkah tersebut dilakukan agar potensi munculnya api dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” ujar Akmadi.
Menurutnya, Polda Riau juga mendorong penguatan pencegahan hingga ke tingkat tapak melalui pemetaan dan verifikasi infrastruktur pencegahan seperti sekat kanal, embung, dan menara pantau di wilayah Polres jajaran. Hal itu menjadi bagian persiapan menghadapi potensi karhutla pada 2027.
Upaya tersebut merupakan bagian dari perubahan pola penanganan karhutla di Riau, dari pendekatan yang berorientasi pada pemadaman menuju penguatan mitigasi dan pencegahan sebelum kebakaran terjadi.
“Keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh unsur terkait menjadi kunci agar kebakaran tidak kembali muncul dan kualitas lingkungan tetap terjaga,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal menyampaikan hingga hari ini tidak terdapat karhutla aktif di Riau setelah hujan turun hampir merata.
Kabut asap yang masih terlihat di beberapa wilayah diduga merupakan kiriman dari luar Riau terbawa arah angin.
BPBD Riau memastikan personel gabungan tetap disiagakan, terutama di wilayah rawan dan kawasan gambut, serta mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Penulis: Humas Polda Riau
Editor: Rosbinner Hutagaol
Reporter: Tim
Sumber: Humas Polresta Pekanbaru
*Update: Senin, 5 Oktober 2026*





























