Pemanfaatan limbah pertanian jadi solusi hemat dan mandiri bagi peternak Desa Sidomulyo Inhu
INHU-RIAU, riau21.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau mengajak warga Desa Sidomulyo, Kabupaten Indragiri Hulu, memanfaatkan pekarangan untuk produksi pakan ternak mandiri, Sabtu (18/7/2026).
Melalui program sosialisasi dan pelatihan, tim Kukerta UNRI mengajarkan cara membuat pakan konsentrat sendiri berbahan dasar limbah pertanian dan material lokal pada tanggal (5/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini dibuka oleh Muhammad Rezal selaku Ketua Kelompok Kukerta Universitas Riau di Desa Sidomulyo bersama Budiyanto, Kepala Desa Sidomulyo.
“Kami berharap sosialisasi ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknologi formulasi pakan konsentrat berbasis potensi lokal untuk mendongkrak produktivitas ternak sekaligus membangun komitmen untuk meningkatkan perekonomian demi masa depan desa yang lebih baik,” ujar Budiyanto.
Materi “Emas Hijau di Pekarangan Kita”
Pelatihan mengusung tema “Emas Hijau di Pekarangan Kita: Transformasi Limbah Pertanian Menjadi Pakan Ternak Mandiri Berbasis Zero Waste”. Materi disampaikan oleh Jagad Satrio Pangastuti dan Farahdiba Salsabilla.
Warga diajarkan meracik konsentrat dengan komposisi sederhana namun bernutrisi.
Bahan yang digunakan di antaranya bungkil inti sawit sebagai sumber protein, dedak padi untuk energi, molase atau tetes tebu sebagai karbohidrat, dan daun lamtoro sebagai tambahan protein.
Tim pemateri juga menjelaskan pentingnya mengurangi ketergantungan pada rumput alam yang nutrisinya tidak stabil. Dengan konsentrat mandiri, peternak bisa lebih hemat dan hasil penggemukan sapi maupun kambing lebih optimal.
Praktik Langsung Disambut Antusias
Peserta tampak antusias saat praktik perhitungan rasio pakan dan pencampuran bahan kering di atas terpal. Sesi tanya jawab berjalan interaktif karena warga langsung mempraktikkan di lokasi.
Melalui kegiatan ini, Tim Kukerta UNRI berharap masyarakat Desa Sidomulyo memiliki keterampilan baru dalam mengolah limbah pertanian menjadi pakan bernilai ekonomi.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan desa yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Dosen Pembimbing Lapangan: Eva Astuti Mulyani, M.Pd.
Keterangan Foto: Pelaksanaan program kerja sosialisasi dan pelatihan pembuatan pakan konsentrat mandiri untuk peningkatan kualitas SDM peternakan desa.
Sumber: Tim Publikasi KUKERTA UNRI desa Sidomulyo 2026
Editor: Rosbinner Hutagaol





























