LAMR desak Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet selesaikan konflik lewat musyawarah
PEKANBARU, riau21.com – Video detik-detik kericuhan di Gedung DPRD Provinsi Riau viral di media sosial. Tampak massa pendukung saling dorong di koridor gedung saat berlangsungnya rapat Badan Anggaran (Banggar), Kamis (16/7/2026).
Kericuhan dipicu cekcok antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet terkait pembahasan pergeseran anggaran. Ketegangan di ruang rapat berujung pada aksi massa di luar ruangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi viralnya video tersebut, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru angkat bicara. Panglima Besar Hulubalang LAMR Pekanbaru, Dt. Muhammad Nasir, mengecam keras aksi tersebut.
“Gedung DPRD Riau itu tempat terhormat untuk merumuskan kebijakan demi rakyat, bukan tempat adu dorong. Kami mengecam keras. Ini tidak mencerminkan adat Melayu yang menjunjung musyawarah dan adat bersendikan syarak,” tegas Dt. Muhammad Nasir, Jumat (17/7/2026).
3 Sikap Hulubalang LAMR Pekanbaru.
1. Mengutuk Keras.
Mengutuk segala bentuk intimidasi dan benturan fisik yang membawa massa ke lingkungan DPRD saat membahas anggaran rakyat.
2. Desak Menahan Diri.
Meminta Parisman Ihwan, Indra Gunawan Eet, dan para pendukungnya menyelesaikan perbedaan lewat tata tertib dewan dengan kepala dingin.
3. Pulihkan Marwah Dewan.
Mengingatkan anggota DPRD adalah representasi rakyat. Peristiwa ini merusak kepercayaan publik dan harus diselesaikan secara adat maupun hukum.
Imbau Jaga Kondusivitas
Dt. Muhammad Nasir mengimbau masyarakat Pekanbaru tetap tenang. “Jangan sampai politik elit merusak silaturahmi kita di akar rumput. Mari jaga Pekanbaru tetap kondusif,” pungkasnya.
Sumber: Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru
Editor: Rosbinner Hutagaol





























