Kombes Jeki: Blue Light Patrol dan CCTV RTMC Dikerahkan, Keselamatan Jadi Prioritas Utama
PEKANBARU, riau21.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningkatkan intensitas patroli dan pelayanan lalu lintas hingga malam hari selama akhir pekan. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Provinsi Riau saat libur panjang sekolah, Sabtu (4/7/2026).
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, mengatakan peningkatan mobilitas kendaraan di Kota Pekanbaru dan ruas jalan utama cukup signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain sebagai pusat aktivitas, Pekanbaru juga menjadi tujuan wisata belanja bagi warga dari berbagai kabupaten/kota di Riau maupun provinsi tetangga.
“Mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, kami optimalkan pengaturan lalu lintas, patroli rutin, serta penempatan personel pada titik rawan macet dan lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan,” ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, Sabtu (4/7/2026).
Tidak hanya di jalan arteri, personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) juga melaksanakan patroli intensif di Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (PEKBang). Pengawasan turut dilakukan di kawasan “rest area” dengan memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar patuh aturan dan utamakan keselamatan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, serta selamat. Kehadiran personel Polantas di lapangan merupakan wujud nyata pelayanan Polri,” tegas Kombes Jeki.
Ia mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kendaraan laik jalan, tidak memaksakan diri saat lelah, dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.
Sementara itu, Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Riau, AKBP Irmadison, menjelaskan pengendalian operasi dilakukan terpadu. Pihaknya memantau arus lalu lintas secara “real time” melalui jaringan CCTV Road Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda Riau.
“Dengan sistem pemantauan “real time” ini, setiap potensi kepadatan dapat segera direspons melalui penggelaran personel di lokasi. Pengaturan arus lalu lintas jadi lebih cepat, tepat, dan efektif,” jelas AKBP Irmadison.
Memasuki malam hari, Ditlantas Polda Riau tetap mengintensifkan _Blue Light Patrol_ sebagai langkah preventif.
“Tim kami kerahkan ke titik rawan macet, lokasi potensi balap liar, dan sepanjang jalan protokol Pekanbaru. Ini untuk memberi rasa aman dan mencegah pelanggaran,” ujarnya.
Apresiasi datang dari masyarakat. Wina, warga Rokan Hulu yang berlibur di Pekanbaru, mengaku terbantu saat hendak menyeberang dari Mall SKA ke Living World.
“Kami langsung dipandu Bapak Polantas. Meskipun ramai, jadi lebih tertib. Terima kasih Pak Polantas,” ungkap Wina.
Sumber: Ditlantas Polda Riau
Editor: Rosbinner Hutagaol





























