Lindungi Masa Depan Bangsa, BBPOM Pekanbaru Gandeng Puluhan Instansi Amankan Riau dari Bahaya Obat- Obat Tertentu 

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:50 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, riau21.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru sukses menggelar kegiatan “Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT)” sekaligus “Penandatanganan Komitmen Bersama” pada Rabu, 20 Mei 2026. Acara yang berlangsung di Balai Pauh Janggi, Kediaman Gubernur Riau ini menjadi momentum penting dan bertujuan untuk memperkuat benteng pertahanan preventif guna melindungi kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda.

Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, menyampaikan bahwa maraknya penyalahgunaan OOT seperti Tramadol, Triheksifenidil, Ketamin hingga Dekstrometorfan saat ini sudah berada di level yang mengkhawatirkan dimana bukan hanya mengganggu kesehatan masyarakat tetapi juga mengancam kualitas sumberdaya manusia.Selama ini, BPOM telah masif melakukan tindakan represif melalui penindakan dan intensifikasi pengawasan. Namun, langkah tersebut dinilai akan jauh lebih optimal jika diimbangi dengan aksi pencegahan (preventif) secara bersama-sama.

Aksi nasional ini dihadiri oleh 24 perwakilan pemangku kepentingan utama di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah kolaboratif ini sengaja melibatkan berbagai unsur untuk memastikan pengawasan dan edukasi berjalan dari hulu ke hilir.

Rangkaian agenda dimulai dengan pemaparan materi dari Kepala BBPOM di Pekanbaru mengenai Pencegahan Penyalahgunaan OOT.

Dilanjutkan pemaparan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau yang mengupas tuntas Penanganan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau dengan materi strategis mengenai Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan OOT.

Setelah sesi materi, para peserta terlibat aktif dalam dialog interaktif untuk merumuskan solusi di lapangan.

Puncak acara ditandai dengan prosesi penandatanganan Komitmen Bersama antara BBPOM di Pekanbaru dengan seluruh lintas sektor yang hadir.

Pakta integritas ini diharapkan bukan sekadar coretan di atas kertas, melainkan menjadi komitmen nyata untuk memperketat pengawasan peredaran obat, memperluas edukasi ke sekolah dan masyarakat, serta memutus mata rantai peredaran gelap OOT di wilayah Riau.

Menariknya, momentum aksi nasional ini juga disejalankan dengan aksi minum Jamu bersama oleh seluruh Kepala Instansi dan tamu undangan dalam rangka memperingati Pekan Jamu Nasional.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap program “Jawara” (Jamu Warisan Budaya Nusantara) yang digelorakan oleh BPOM. Melalui kampanye program Jawara, seluruh stakeholder diajak untuk mengedukasi masyarakat agar kembali ke gaya hidup sehat dengan mengonsumsi obat bahan alam yang aman, bermutu, dan berkhasiat.

Langkah penuh kepedulian berbasis kearifan lokal ini diharapkan mampu menjadi benteng preventif yang kuat untuk mengalihkan perhatian masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya ketergantungan obat-obatan kimia tertentu yang rentan disalahgunakan.

Acara ditutup dengan sesi doorstop bersama media massa, di mana Kepala BBPOM di Pekanbaru menegaskan kembali pentingnya konsistensi seluruh pihak pasca-deklarasi ini demi menyelamatkan masa depan bangsa.

 

Sumber: BBPOM Pekanbaru

Reporter: Noni

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Polda Riau Rebus 100 Kg Sabu dan Ganja Jaringan Internasional
Hutan Dibakar Sawit Mekar, HMI Pekanbaru Sambangi DPRD Dikawal Polresta
Dilatih Pijat Tradisional, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Siap Mandiri Usai Bebas.
Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya di Limbungan Pekanbaru
Perkuat Silaturahmi, Wakapolda Riau Ibadah Minggu Kasih di GPIB Immanuel Pekanbaru
1.000 Masker Dibagikan PWMOI Riau dan Polsek di Tengah Kabut Asap
Belum Miliki Sertifikat Standar, 7 Tempat Biliar di Pekanbaru Terjaring Sidak
Kwarran Lima Puluh Resmi Dilantik, Kwarcab Dorong Sinergi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB