Alex Cowboy: APTMR Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Lewat Dialog

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 03:41 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi: APTMR

Ketua Umum APTMR Alex Cowboy menilai dialog adalah jalan paling efektif untuk menyelesaikan konflik agraria di Riau. Menurutnya, komunikasi terbuka antara warga, pemerintah, dan perusahaan dapat mencegah persoalan lahan meluas.

PEKANBARU, riau21.com – Penyelesaian sengketa lahan di Riau harus dikedepankan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan konfrontasi. Hal itu disampaikan Ketua Umum Asosiasi Petani dan Masyarakat Riau (APTMR), Alex Cowboy, saat menemui warga yang menyampaikan aduan terkait hak plasma, Selasa 19/5/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alex menjelaskan, APTMR hadir sebagai jembatan antara masyarakat dengan pihak terkait.

Peran organisasi adalah memastikan suara warga didengar dan diproses sesuai prosedur yang berlaku.

“Kalau semua pihak mau duduk bersama dan bicara terbuka, banyak masalah yang bisa diselesaikan tanpa harus bentrok. Itu yang terus kami dorong,” kata Alex saat ditemui, Kamis (4/9/2026).

Ia menambahkan, konflik agraria sering terjadi karena kurangnya komunikasi di awal. Karena itu, APTMR mendorong pemerintah daerah dan perusahaan untuk membuka ruang dialog yang transparan.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah kendala terkait pelaksanaan hak plasma yang belum berjalan sesuai kesepakatan. APTMR mencatat semua masukan untuk menjadi bahan mediasi selanjutnya.

Langkah ini, menurut Alex, sejalan dengan semangat menjaga stabilitas sosial di daerah. Ia berharap semua pihak menahan diri dan mengutamakan penyelesaian damai.

“Kami tidak ingin ada pihak yang dirugikan. Solusi terbaik adalah yang adil dan bisa diterima bersama,” ujarnya.

APTMR berencana menindaklanjuti hasil pertemuan dengan menyusun laporan dan menjadwalkan pertemuan lanjutan bersama instansi terkait.

 

Sumber: Ketua Umum APTMR

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Polda Riau Rebus 100 Kg Sabu dan Ganja Jaringan Internasional
Hutan Dibakar Sawit Mekar, HMI Pekanbaru Sambangi DPRD Dikawal Polresta
Dilatih Pijat Tradisional, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Siap Mandiri Usai Bebas.
Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya di Limbungan Pekanbaru
Perkuat Silaturahmi, Wakapolda Riau Ibadah Minggu Kasih di GPIB Immanuel Pekanbaru
1.000 Masker Dibagikan PWMOI Riau dan Polsek di Tengah Kabut Asap
Belum Miliki Sertifikat Standar, 7 Tempat Biliar di Pekanbaru Terjaring Sidak
Kwarran Lima Puluh Resmi Dilantik, Kwarcab Dorong Sinergi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB