Sorotan Publik: Baznas Riau Resmi Batalkan Kontribusi Rp.3 Miliar untuk Jembatan Merah Putih Presisi

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:43 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru,  riau21.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau melakukan evaluasi terkait kontribusi pada  pembangunan  Jembatan  Merah Putih  Presisi  di  Provinsi  Riau. Baznas Riau resmi batalkan kontribusi Rp.3 Miliar  untuk  jembatan  Merah  Putih. Hal  tersebut  dikatakan  Ketua  Baznas Riau  Masriadi  Hasan.  Kamis (19/03/2026).

Masriadi mengaku keputusan tersebut diambil usai bantuan infak senilai Rp.3 miliar mendapat sorotan dari berbagai pihak.

“Dengan dinamika yang berkembang sekarang, Baznas mengevaluasi kembali keikutsertaan dalam program ini,” kata Masriadi Hasan, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diungkapkan Masriadi, keikutsertaan pihaknya pada program pemerintah tersebut didasari oleh ke bermanfaat jembatan untuk aktifitas masyarakat, dengan memperhatikan regulasi dan syariat.

“Program ini merupakan program pemerintah, Presiden yang langsung memerintahkan agar seluruh pihak ikut terlibat. Program Pentahelic yang melibatkan seluruh unsur, dan Baznas sebagai lembaga pemerintah non struktural merasa perlu mengambil bagian dari program ini,” ungkapnya.

“Baznas mengambil langkah ini dengan tujuan mengentas kemiskinan. Penyertaan Baznas ini bukan berarti tidak memperhatikan regulasi dan syariat. Apalagi ini berada di daerah terisolir dan tertinggal, dan berdampak pada perekonomian masyarakat,” lanjut Masriadi.

Untuk bantuan yang diserahkan secara simbolik kepada Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Riau Kombes Pol Daniel Widya Mucharam di Balai Serindit Gedung Daerah pada Jumat (13/03/2026) lalu, Masriadi menyebutkan dana tersebut berasal dari infak masyarakat yang ditunaikan melalui Banzas Riau.

“Ini berasal dari infak masyarakat Riau. Karena berdasarkan asnafnya, infak ini bersifat fleksibel. Bisa diserahkan kepada siapa saja yang membutuhkan, untuk kepentingan umum seperti pembangunan masjid, jembatan ataupun fasilitas sosial,” katanya.

Dikatakan Masriadi, pihaknya mengambil bagian pada pendanaan pembangunan juga telah mempertimbangkan dua kategori syariat, yakni berada dalam kawasan mayoritas miskin dan mayoritas muslim.

“Karena kita memang harus menyesuaikan dengan syariat, kita meminta jembatan yang dibangun oleh Baznas harus memiliki dua kategori yang sesuai dengan syariat. Pertama, harus berada dalam kawasan mayoritas miskin, kedua di kawasan masyarakat mayoritas muslim. Begitu juga dengan tahapan dalam pelaksanaan, kita juga melakukan asesmen. Mulai dari kondisi masyarakat serta manfaat apa yang didapat setelah jembatan itu dibangun,” ungkapnya.

Namun, dengan dinamika yang berkembang.

Baznas Riau memutuskan untuk membatalkan penyertaan sumbangan tersebut.

“Dengan mengambil satu pendekatan agama. Menghindari kerusakan itu lebih penting dibanding mengambil maslahat atau mendapat kebaikan. Kita tidak ingin merusak kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, Baznas Riau menyatakan pembatalan terhadap penyertaan kontribusi pada Jembatan Merah Putih Presisi,” pungkasnya.

 

Sumber: Mediacenter Riau

(Ros.H)

Berita Terkait

Polda Riau Rebus 100 Kg Sabu dan Ganja Jaringan Internasional
Hutan Dibakar Sawit Mekar, HMI Pekanbaru Sambangi DPRD Dikawal Polresta
Dilatih Pijat Tradisional, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Siap Mandiri Usai Bebas.
Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya di Limbungan Pekanbaru
Perkuat Silaturahmi, Wakapolda Riau Ibadah Minggu Kasih di GPIB Immanuel Pekanbaru
1.000 Masker Dibagikan PWMOI Riau dan Polsek di Tengah Kabut Asap
Belum Miliki Sertifikat Standar, 7 Tempat Biliar di Pekanbaru Terjaring Sidak
Kwarran Lima Puluh Resmi Dilantik, Kwarcab Dorong Sinergi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB