Website Baru KKN UNRI Permudah Pemasaran Produk Desa Pengudang

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 04:56 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi mahasiswa dan BUMDes dorong UMKM go digital untuk wisatawan lokal hingga mancanegara

BINTAN, riau21.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) Kelompok Umrah bersama BUMDes Desa Pengudang resmi meluncurkan website pemasaran produk lokal. Sosialisasi berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2026 di Desa Pengudang, Kabupaten Bintan Kepulauan Riau dengan mengusung tema “Dari Produk Lokal ke Pasar Digital: Membangun Ekosistem UMKM Desa Pengudang”.

Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, di antaranya Pak Fadly selaku Kasi Pemerintahan, Direktur BUMDes, Kepala Dusun, serta Ketua RT dan RW setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Website ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa KKN UNRI dengan BUMDes. Tujuannya untuk memberdayakan UMKM lokal agar produk-produk unggulan Desa Pengudang dapat dikenal lebih luas, terutama oleh wisatawan yang datang berkunjung.

Solusi Pemasaran untuk Pelaku UMKM

Ketua KKN UNRI Kelompok Umrah, Muhammad Alif, mengatakan website ini hadir untuk menjawab kesulitan masyarakat dalam memasarkan produk.

“Harapan kami semoga dengan adanya website ini masyarakat tidak susah lagi dalam mempromosikan produk-produknya. Dan ini bisa menjadi peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonominya,” ujar Muhammad Alif.

Selain untuk pelaku usaha, website ini juga memudahkan wisatawan. Selama ini banyak pengunjung yang kebingungan mencari tempat penjualan oleh-oleh khas Desa Pengudang. Kini semua informasi produk bisa diakses secara digital.

Menjangkau Pasar Hingga Mancanegara

Anggota KKN UNRI, Alya Putri Salsabila, menambahkan bahwa keberadaan website ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran.

“Website ini akan banyak membantu masyarakat khususnya bagi pelaku UMKM agar pemasaran produk lokal tidak hanya berkembang di daerah Bintan saja, melainkan sampai luar negeri karena banyaknya wisatawan turis yang hadir dari berbagai manca negara,” ungkap Alya.

Dengan adanya website ini, Desa Pengudang optimis ekosistem UMKM-nya semakin tumbuh. Dari produk lokal, kini siap melangkah ke pasar digital yang menjangkau wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.

 

Sumber: Tim KKN UNRI Kelompok Umrah Desa Pengudang

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB