Disorot Media Asing, Ketum AKPERSI: Indonesia Jangan Goyah Oleh Opini

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:58 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia Rino Triyono S.H., meminta bangsa Indonesia tidak goyah menghadapi sorotan media asing yang memberitakan ekonomi nasional dengan nada pesimistis. Ia menegaskan Indonesia punya fondasi kuat untuk tetap tegak sebagai negara berdaulat.

JAKARTA, riau21.com – Meningkatnya sorotan media Singapura terhadap kondisi ekonomi Indonesia mendapat tanggapan dari Ketua Umum DPP AKPERSI *Rino Triyono S.Kom., S.H.,* Ia menilai sejumlah laporan media internasional berpotensi memengaruhi persepsi investor global dan kepercayaan publik dalam negeri, Rabu (10/6/2026).

Pernyataan Rino disampaikan menyusul laporan _The Straits Times_ berjudul “Sell Indonesia Sweeps Trading Desks as Prabowo Tightens Grip” yang menyebut Indonesia hadapi gelombang penjualan aset akibat kekhawatiran kebijakan ekonomi. _The Business Times_ juga sorot kebijakan yang dinilai intervensif. Sementara _Reuters_ dari Singapura dan London menyebut risiko “doom loop” pada pasar keuangan RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indonesia bukan negara kecil yang mudah digoyang oleh opini. Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah, pasar domestik yang besar, posisi strategis dalam rantai pasok global, serta kekuatan sumber daya manusia yang terus berkembang,” tegas Rino, Rabu (10/6/2026).

Waspada Perang Persepsi Global

Rino menghormati kebebasan pers internasional. Namun ia ingatkan masyarakat harus kritis membaca narasi global.

“Kami menghormati kebebasan pers internasional. Akan tetapi ketika Indonesia terus-menerus ditempatkan sebagai objek pemberitaan negatif, masyarakat berhak bertanya apakah narasi tersebut semata-mata analisis ekonomi atau telah berkembang menjadi pembentukan persepsi global terhadap Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, Singapura dikenal punya kedekatan strategis dengan pusat ekonomi Barat. Karena itu narasi dari pusat keuangan internasional perlu dibaca kritis.

“Secara pribadi saya memandang Singapura memiliki kedekatan strategis yang kuat dengan kepentingan ekonomi global Barat. Oleh sebab itu, bangsa Indonesia harus mampu memilah antara kritik yang konstruktif dan narasi yang berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap Indonesia.”

Meski begitu, Rino tegaskan Indonesia tetap hormati Singapura sebagai mitra strategis ASEAN. Hubungan bilateral harus saling menghormati dan menghargai kedaulatan.

Ajakan Perkuat Ketahanan Nasional

DPP AKPERSI mengajak seluruh elemen bangsa perkuat ketahanan nasional, jaga stabilitas sosial, perkuat ekonomi produktif, dan tingkatkan literasi informasi.

“Jangan sampai rakyat Indonesia kehilangan optimisme hanya karena tekanan pemberitaan internasional. Bangsa ini telah berkali-kali menghadapi krisis dan selalu mampu bangkit lebih kuat. Yang dibutuhkan saat ini adalah persatuan nasional, ketahanan ekonomi, dan kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri,” kata Rino.

Ia juga minta media nasional junjung prinsip jurnalistik profesional, independen, berimbang, dan berorientasi kepentingan bangsa.

“Indonesia harus tetap berdiri tegak sebagai negara berdaulat. Kita menghormati seluruh negara dan seluruh media internasional, tetapi kepentingan nasional, kedaulatan ekonomi, dan keutuhan NKRI harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan biarkan bangsa ini dilemahkan oleh perang persepsi maupun narasi yang dapat mengikis kepercayaan rakyat terhadap negaranya sendiri,” pungkasnya.

 

Sumber: Rilis DPP AKPERSI

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Irjen Jossy Kusumo Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri
AKPERSI Dorong Pemerintah Cek Fakta Status Lahan Karangsia OKI
AMRJ Minta Kejari Rohil Audit Anggaran Seleksi PT SPRH
Pimpin Ratas Bencana, Presiden Soroti Mitigasi dan Kesiapsiagaan
Mahasiswa Bogor di KPK Dorong Usut Dugaan Pemotongan Insentif Pegawai
Prof Jimly Asshiddiqie Terima Gelar Tokoh Adat Nasional Pertama
GPMI Desak PHR Buka Data Pemulihan 250 Lokasi di WK Rokan
Kapolri Serahkan Penghargaan Juara Umum Ketahanan Pangan ke Polda Riau

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Cegah Bullying dan Bolos, Polsek Sabak Auh Sambangi SMAN 1 Sabak Auh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

49 Hari Tumbuh Subur, Polsek Sabak Auh Rutin Cek Jagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Rutin Jagung Pipil di Belading Dukung Swasembada

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Pertumbuhan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Usia 46 Hari di Belading

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jagung Pipil di Kampung Belading Dicek Polsek Sabak Auh Dukung Swasembada

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Polsek Sabak Auh Tanam 200 Pohon Dukung Program Hijau Riau

Berita Terbaru

Polsek Sabak Auh rutin turun langsung cek pertumbuhan jagung pipil 0,5 hektar usia 63 hari bersama petani di Jl. Siak-Pakning RT l/RW l Kampung Belading Kec. Sabak Auh Kab. Siak, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dukung swasembada jagung 2026. (Foto: Dok. Humas Polsek Sabak Auh)

Siak

Usia 63 Hari, Jagung Pipil Sabak Auh Tumbuh Subur

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Pangkal Pinang

BBPOM Pangkalpinang Luncurkan SIDULANG POM di MPP Bangka Tengah

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:06 WIB