KAMPAR, baranrwsriau.com – Upaya mendukung swasembada pangan di Kecamatan Tapung Hilir terus mendapat perhatian. Pada Senin (25/05/2026) pukul 11.30 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Tandan Sari AIPDA Heri Kiswanto, S.A.P., bersama Kadus 2 Bapak Suirwanto meninjau langsung perkembangan tanaman jagung pipil milik BUMDes Mitra Sehati.
Hasil peninjauan menunjukkan kondisi tanaman yang sangat baik. Jagung jenis Betras yang ditanam di lahan ±1 hektar milik Desa Tandan Sari tumbuh subur dan optimal.
Sebanyak 21.500 batang bibit ditanam menggunakan metode tumpang sari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Teknik ini dinilai efektif untuk memaksimalkan produktivitas lahan. Area tanam juga telah dipagar keliling dengan jaring guna mencegah gangguan hewan.
Berdasarkan perhitungan, panen diperkirakan berlangsung pada Juni 2026.
Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil melalui Bhabinkamtibmas AIPDA Heri Kiswanto mengatakan kegiatan ini bagian dari komitmen Polsek dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Kegiatan pengecekan hari ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Tapung Hilir untuk selalu mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukum kami. Melalui peran Bhabinkamtibmas, kami tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif terlibat dalam memastikan bahwa program pertanian yang dilaksanakan oleh BUMDes dan masyarakat berjalan dengan sukses,” ujar AIPDA Heri Kiswanto.
Ia menambahkan, kondisi lahan yang terawat dan tanaman yang subur menjadi bukti kerja keras bersama.
Menurutnya, pengelolaan profesional ini diharapkan menghasilkan panen yang bisa memenuhi kebutuhan pangan lokal sekaligus meningkatkan ekonomi desa.
Kadus 2 Bapak Suirwanto mengapresiasi perhatian pihak kepolisian.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bhabinkamtibmas yang selalu memberikan perhatian dan dukungan. Tanaman jagung ini merupakan salah satu program utama BUMDes Mitra Sehati untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tandan Sari. Dengan kondisi tanaman seperti ini, kami sangat optimis akan mendapatkan hasil panen yang melimpah,” katanya.
Suirwanto juga menjelaskan, metode tumpang sari tidak hanya memaksimalkan lahan, tetapi juga menjaga kesuburan tanah untuk siklus tanam berikutnya.
“Kita tidak hanya fokus pada hasil panen saat ini, tetapi juga pada kelestarian lahan agar dapat terus dimanfaatkan untuk pertanian di masa depan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut memberikan masukan terkait pemantauan hama dan penyakit serta persiapan sarana panen dan pengolahan hasil. Kegiatan berlangsung lancar, aman, dan penuh kebersamaan.
Catatan Redaksi: Berita ini merupakan siaran pers Polsek Tapung Hilir.
Sumber: Humas Polres Kampar
Reporter: Dina
Editor: Rosbinner Hutagaol





























