IPDA Masri Nalzon pimpin pengupasan bungkus jagung di lahan 1 Ha UPTD Pertanian. Pertumbuhan tak merata, tapi siap panen sepekan lagi, Jumat 26 Juni 2026.
SIAK, riau21.com – Hitung mundur menuju panen dimulai. Kapolsek Sabak Auh IPDA Masri Nalzon, S.E., turun langsung ke sawah memimpin pengupasan bungkus jagung pipil program Asta Cita yang sudah berusia 96 hari, Jumat (26/6/2026).
Bersama personel dan petani, Kapolsek mengecek lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kec. Sabak Auh seluas kurang lebih 1 hektare sekitar pukul 09.30 WIB. Ini jadi pengecekan rutin jelang pemanenan yang tinggal sepekan lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masuk Fase Kritis Jelang Panen
“Usia tanaman saat ini sudah 96 hari. Estimasi panen sekitar satu minggu ke depan,” tegas IPDA Masri Nalzon dalam laporan resmi kepada Kapolres Siak.
Jagung ditanam dengan sistem semai lubang tanam di titik koordinat 1⁰06’51″N 102⁰06’39.9″E. Meski Kapolsek mencatat pertumbuhan batang jagung pipil tidak merata, proses pengupasan bungkus tetap dikebut sebagai tanda panen sudah di depan mata.
Polri Kawal Ketahanan Pangan
Kegiatan ini jadi bukti komitmen Polsek Sabak Auh mengawal program prioritas pemerintah Asta Cita di bidang ketahanan pangan. Laporan giat disampaikan ke Kapolres Siak dengan tembusan Wakapolres, PJU Polres Siak, dan Pamatwil Polres Siak.
Sesuai instruksi pimpinan Polri, Polsek Sabak Auh memastikan pendampingan terus dilakukan hingga jagung benar-benar dipanen.
Sumber: Humas Polsek Sabak Auh
Editor: Rosbinner Hutagaol





























