Program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Bangun Sari jadi contoh pemanfaatan lahan optimal.
KAMPAR, riau21.com – Polsek Kampar Kiri Hilir bersama unsur terkait melakukan pengecekan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik petani di Desa Bangun Sari, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan dan peningkatan akses pangan bergizi bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengecekan dipimpin langsung Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Bangun Sari AIPTU Indra dan Ketua BPP Kecamatan Kampar Kiri Hilir Bapak Damanik. Mereka meninjau lahan P2B milik Bapak Lase yang ditanami cabai dan terong.
Lahan seluas ±0,5 hektare itu terlihat terawat baik dengan pertumbuhan tanaman yang subur tanpa kendala berarti. Pekarangan ini menjadi contoh pemanfaatan lahan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menopang ketahanan pangan di Kecamatan Kampar Kiri Hilir.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kita tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli bagaimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan yang bergizi dan sehat,” ujar AKP Era Maifo.
Ia menambahkan, program P2B penting untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Tanaman cabai dan terong di lahan Bapak Lase membuktikan bahwa lahan terbatas pun dapat memberi manfaat besar.
“Kami berharap contoh ini dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk mengembangkan pekarangan pangan bergizi di rumah masing-masing,” jelasnya.
Kapolsek juga mengapresiasi Bapak Lase sebagai contoh bagi petani lain, serta peran Ketua BPP dan Bhabinkamtibmas yang terus memberikan bimbingan. Menurutnya, kerja sama petani, penyuluh, dan kepolisian menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan.
Ketua BPP Kecamatan Kampar Kiri Hilir Bapak Damanik menjelaskan, tanaman di lahan Bapak Lase telah dirawat sesuai standar teknis pertanian. Panduan pemupukan, pengendalian hama, dan penyiraman diberikan agar hasil optimal.
“Kami melihat kondisi tanaman saat ini menunjukkan usaha tersebut memberikan hasil yang memuaskan,” ujarnya.
Bapak Lase menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan dukungan dari kepolisian dan penyuluh pertanian. Ia mengaku pekarangan tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan keluarga, tetapi juga dijual untuk menambah penghasilan.
“Saya sangat bersyukur. Semoga contoh ini mendorong lebih banyak petani di desa untuk mengembangkan pekarangan pangan bergizi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan juga memberikan masukan terkait pengelolaan pasca-panen dan cara menjaga kesegaran hasil panen agar memiliki nilai ekonomi lebih baik. Kegiatan berlangsung lancar, aman, dan penuh kebersamaan.
Catatan redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan rilis resmi Polsek Kampar Kiri Hilir.
Sumber: Humas Polsek Kampar Kiri Hilir
Editor: Rosbinner Hutagaol





























