Panglima Besar Muhammad Nasir: Tak ada tempat premanisme di Bumi Lancang Kuning. Minta leasing tak pakai jasa pihak ketiga yang kasar.
Pekanbaru, riau21.com – Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menyatakan dukungan kepada Kepolisian untuk menindak tegas oknum penagih utang atau debt collector yang bertindak seperti preman di jalanan. Senin (27/04/2026).
Pernyataan itu disampaikan menyusul banyaknya laporan masyarakat yang merasa terintimidasi cara penagihan kasar hingga pencegatan kendaraan.
Panglima Besar Hulubalang LAMR Muhammad Nasir menegaskan Riau adalah negeri yang menjunjung tinggi adat dan kesantunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut tindakan perampasan di ruang publik oleh oknum debt collector merupakan pelanggaran hukum sekaligus mengganggu kenyamanan warga.
“Kami dari Hulubalang LAMR berdiri di belakang pihak Kepolisian. Negeri ini punya aturan, jangan ada kelompok mana pun yang merasa bisa berbuat semena-mena di jalanan hingga membuat masyarakat resah. Kalau melanggar hukum, sikat habis,” tegas Muhammad Nasir.
LAMR menyampaikan tiga poin utama:
Pertama, mendukung penuh operasi pemberantasan premanisme dan meminta polisi tidak ragu menangkap oknum yang melakukan eksekusi sepihak tanpa prosedur pengadilan yang sah.
Kedua, mengimbau perusahaan pembiayaan tertib administrasi dan tidak menggunakan jasa pihak ketiga yang memakai kekerasan fisik maupun verbal.
Ketiga, meminta warga Riau segera melapor ke kantor polisi terdekat atau berkoordinasi dengan pengurus adat jika mendapat ancaman dari penagih utang di lapangan.
Timbalan Panglima Besar Masnur Salim menyatakan hal senada. Menurutnya, siapa pun yang mencari rezeki di Riau harus tunduk pada hukum negara dan menghormati adat istiadat setempat.
“Riau ini negeri beradat. Tak ada tempat bagi premanisme di bawah langit Melayu,” ujarnya.
Hulubalang LAMR berkomitmen bersinergi dengan Polri menjaga kondusivitas wilayah. Mereka tidak ingin suasana aman di Riau dirusak aksi yang tidak mengindahkan UU Fidusia.
Sumber: Datuk Zulfahmi
Editor: Ros.H
Reporter: Noni





























