Fogging Totalitas Gandeng Dinkes, Plh. Kalapas Yusup Gunawan: Satu Kena DBD Bisa Menyebar Cepat, Nggak Boleh Kasih Kendor
PEKANBARU, Kamis 4/6/2026, riau21.com – blok hunian Lapas Kelas IIA Pekanbaru diselimuti kabut putih tebal. Bukan kerusuhan, tapi “operasi senyap” basmi nyamuk Aedes aegypti pembawa virus Demam Berdarah Dengue.
Menggandeng Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, petugas fogging pada hari Selasa, 2/6/2026, menyisir total semua titik rawan. Mulai dari kantor, drainase, semak luar pagar, sampai masuk ke kamar-kamar warga binaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum asap ditembakkan, WBP diungsikan tertib ke area terbuka yang aman. Langkah ini diambil karena cuaca pancaroba bikin nyamuk berkembang biak cepat.
Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan menegaskan, fogging massal ini demi cegah WBP terpapar penyakit.
“Kami tidak mau kasih kendor. Di dalam sini, warga binaan hidup berdampingan dalam komunitas yang padat. Satu saja terkena DBD, risikonya bisa menyebar cepat. Makanya, tindakan preventif seperti ini wajib totalitas,” ujarnya.
Yusup menambahkan, meski agresif basmi nyamuk, keamanan dan kenyamanan WBP tetap jadi prioritas.
“Tentunya tetap dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan kenyamanan rekan-rekan warga binaan,” tegasnya.
WBP menyambut lega operasi ini. “Jujur, ketika tahu ada fogging hari ini, kami sangat senang. Walaupun sempat harus keluar kamar sebentar pas diasapi, yang penting setelah ini kamar kami jadi steril dan bisa tidur nyenyak tanpa takut digigit nyamuk lagi,” kata salah satu WBP.
Aksi Lapas Pekanbaru ini bukti nyata bahwa meski ruang gerak terbatas, hak atas lingkungan bersih dan sehat tetap tidak bisa ditawar. DBD dicegah sebelum mewabah.
Sumber: Humas Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Editor: Rosbinner Hutagaol





























